MUSYAWARAH Provinsi (Musprov) Indonesia Cycling Federation (ICF) Jawa Timur menetapkan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jawa Timur Brigjen Pol Pasma Royce sebagai Ketua Umum Pengprov ICF Jawa Timur. Dalam acara yang digelar di Hotel Aria Centra, Surabaya, Rabu, 16 September 2026 itu, Pasma terpilih secara aklamasi.
Pemilihan itu sekaligus menandai babak baru kepengurusan organisasi balap sepeda di Jawa Timur. Badan cabang olahraga prestasi yang di tingkat pusat dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo tersebut sebelumnya bertransformasi dari Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) menjadi Indonesia Cycling Federation (ICF).
Keputusan aklamasi tersebut diumumkan oleh Panitia Musprov Surtiyono tepat pukul 16.08 WIB. Pasma menggantikan Wahid Wahyudi yang telah memimpin kepengurusan selama dua periode berturut-turut, sejak 2017 hingga 2026. âHadir dalam forum Musprov tersebut Sekretaris Jenderal PP ISSI/ICF Jadi Rajagukguk, serta Wakil Ketua KONI Jawa Timur, Zainal Abidin.
Menanggapi amanah baru yang diterimanya, Brigjen Pol. Pasma Royce menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan serta mengoptimalkan program pembinaan atlet yang selama ini telah terbangun rapi.
Baca Juga: 2 Cyclist Muda Pasang Target Berbeda di Nggravel Glenmore 2026
Baca Juga: Semangat Muda di Nggravel Glenmore 2026: Ambisi Podium Adrian dan Misi Debut Edo
"Ya, alhamdulillah hari ini Musprov ISSI Jawa Timur terlaksana secara lancar semuanya dan secara aklamasi juga memberikan amanah kepada saya," kata Pasma Royce setelah penetapan.
"Insya Allah apa yang sudah berjalan, dan prestasi-prestasi yang sudah diraih pada era yang menjabat dan pengurus sebelumnya, mudah-mudahan ini bisa terus kita tingkatkan. Mengangkat nama Jawa Timur dan juga terus bisa berkontribusi di dalam melahirkan atlet-atlet bersepeda di kancah nasional maupun internasional," paparnya.
Terkait latar belakang keterlibatannya di dunia olahraga ini, jenderal bintang satu tersebut mengakui bahwa kegemaran dan keaktifannya dalam kegiatan bersepeda menjadi salah satu pertimbangan kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Pasma saat menjajal event KOM Mainsepeda, Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025.
Pasma bahkan pernah mewakili Indonesia dalam World Police and Fire Games 2025. Ajang itu bak Olimpiade untuk polisi dan pemadam kebakaran digelar di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat, pada 27 Juni-6 Juli mendatang 2025.
Tercatat ada 8.500 peserta yang ikut serta dan bersaing di 60 lebih jenis olahraga. Pasma sendiri turun di cabang olahraga (cabor) balap sepeda.
Selain itu, Pasma juga menginisiasi komunitas sepeda di lingkungan Polri yang diberi nama King Banana. Tak sekadar untuk bersosialisasi, King Banana sanggup berprestasi di berbagai event nasional maupun internasional. Terbaru, beberapa anggotanya merebut podium di dua nomor berbeda pada ajang Tour de Bintan beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Menikmati Oase Toleransi Pura Beji Antaboga di Checkpoint 2 Nggravel Glenmore 2026
Baca Juga: 2 Cyclist Siap Nikmati Jalur ala Unbound Gravel di Nggravel Glenmore 2026
"Ya, memang mungkin karena bagi saya, sepeda adalah satu hobi ya," kata Pasma. "Dan juga mungkin keaktifan saya di dalam kegiatan bersepeda, khususnya dalam lomba-lomba, itu menjadi satu parameter, atau poin yang (membuat) saya dipercaya untuk menjadi ketua Pengprov ISSI Jawa Timur," tuturnya.
Saat ditanya mengenai peluang dihidupkannya kembali kejuaraan balap sepeda internasional ikonik di Jawa Timur seperti Tour de Banyuwangi Ijen, Pasma Royce membuka ruang evaluasi dan pengkajian lebih lanjut.
"Ya, mudah-mudahan kita nanti coba pelajari kembali, kita lihat lagi secara by condition dan situasinya, ya," tutur Pasma.
Dengan nakhoda baru ini, ICF Jawa Timur diharapkan mampu mempertahankan dominasi prestasi di kancah nasional sekaligus memperkuat kontribusi atlet-atlet daerah di tingkat internasional. Saat ini, ICF membidik target tiga medali emas, empat perak, dan tiga perunggu pada ajang SEA Games mendatang, dengan porsi atlet dominan berasal dari Jawa Timur. (Mainsepeda)