Ketika pandemi COVID-19 koneksi sosial terputus. Namun, bersepeda sedikit banyak menghubungkan kembali jejering komunikasi publik. Menciptakan komunitas-komunitas baru yang punya visi dan misi serupa. 

Tak terkecuali bagi Balifellas CC, Komunitas asal Bali itu terbentuk pada 2021 lalu karena masyarakat mencari cara baru untuk sehat sekaligus terhubung sama lainnya. Beberapa pesepeda yang awalnya hanya bersliweran di jalan akhirnya berkumpul di dalam satu wadah. 

Baca Juga: Il Lombardia 2025: Pogacar 'Pentakill' dan Lampaui Rekor Legenda Italia

“Balifellas” berasal dari dua kata. Bali yang tentunya menunjukkan asal daerah komunitas ini dan Fellas yang berarti sahabat. Nama ini mencerminkan semangat kebersamaan sehingga setiap cyclist yang bergabung bukan sekadar anggota, melainkan menjadi sahabat.

"Komunitas ini terbentuk bukan hanya tentang bersepeda, tapi juga tentang persahabatan dan gaya hidup sehat," kata Rio Ardi, pengurus Balifellas CC. 

Balifellas CC terbentuk saat pandemi COVID-19 melanda dan kini memiliki 24 anggota aktif. 

Di sisi lain, simbol kentalnya membangun persahabatan digambarkan dalam logo Balifellas CC. Matahari tersenyum mengisyaratkan semangat positif, kebersamaan, dan hangatnya persahabatan. Warna retro yang dipakai menunjukkan bahwa semangat komunitas yang tidak lekang oleh waktu.

Di awal berdiri, kegiatan komunitas yang kini diketuai oleh Herdi Giri ini cukup sederhana. Hanya gowes santai di sekitar Denpasar, Canggu, hingga Ubud. Anggota awalnya pun cuma empat cyclist saja.

Namun seiring waktu, semakin banyak pesepeda bergabung. Dari hanya beberapa orang, kini komunitas berkembang dengan berbagai latar belakang, usia, dan tingkat pengalaman. Saat ini anggota aktif Balifellas CC berjumlah 24 cyclist. 

Baca Juga: Malang Century Journey 2025 - Bukan 100 Kilometer!

"Sejak 2021 hingga kini, Balifellas terus berkembang. mulai dari empat orang member hingga saat ini membentuk sebuah komunitas. Dari gowes harian, weekend rides, hingga ikut serta dalam berbagai event cycling di Bali dan luar daerah seperti event-event yang dilaksanakan oleh Mainsepeda." imbuh Rio. 

"Ke depannya, Balifellas ingin tetap menjadi komunitas yang aktif, terbuka, dan menjadi tempat untuk berbagi keceriaan."

Balifellas CC sendiri punya sejumlah kegiatan rutin. Yakni gowes akhir pekan dan bersepeda jarak jauh sebulan sekali. "Sebulan sekali long ride ke arah Kintamani atau Bedugul, kalau Bedugul 1.200 meter elevasi. Total jarak 100 Km. Kintamani 1.500-an meter elevasi, jarak bisa 130 Km," tutupnya. (Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?