Bromo KOM bukan sekadar event yang mempertemukan uji kekuatan dan ketahanan stamina bersepeda menanjak . Ini adalah perayaan kultur bersepeda paling akbar di Indonesia. Oleh karena itu jersey Bromo KOM pun selama ini didesain khusus untuk merayakan event yang kerap disebut kendurinya cyclist di Indonesia ini.
Mainsepeda sebagai penyelenggara Bromo KOM juga telah merilis official jersey yang memadukan estetika seni dengan teknologi material terbaik.
Tahun ini, penampakan jersey Bromo KOM langsung mencuri perhatian lewat detail visualnya yang sangat kuat. Tidak sekadar menonjolkan grafis digital biasa, desain corak utama jersey diproduksi menggunakan pendekatan seni murni yang sarat makna lokal.
Tim desain Mainsepeda membuat konsep visual tahun ini sengaja mengejar kesan otentik dan dinamis. Pilihan jatuh pada gaya hatching atau arsiran searah, yang kemudian dikemas rapi dalam bentuk ilustrasi linear modern.
Baca Juga: Jamin Kelancaran Bromo KOM 2026, Ratusan Personel Kepolisian Siap Amankan Rute
"Secara ide visual kami ingin menggabungkan seni dan lanskap Bromo, terinspirasi juga dari patung sapi KUD Sembada Puspo, sebagai spot ikonik di rute Bromo KOM," kata Donny Rahardian dari Mainsepeda.
Selain kelokan patung sapi KUD Sembada, jersey ini semakin indah karena menampilkan landskap pegunungan Bromo yang dilapisi warna-warna alam yang cerah. View Bromo juga disematkan di sisi belakang jersey.
Di sisi lain, jersey ini memenuhi standar untuk intensitas tinggi, khususnya saat adu kecepatan. Bahan utama jersey mengeksploitasi keunggulan kain microfiber quick-dry. Ini merupakan material kain dengan serat ultra-halus yang dirancang mampu menyerap cairan dengan sangat cepat dan kering kembali dalam waktu singkat.
Jersey ini sangat nyaman karena memiliki fitur elastisitas 2-way. Material ini bisa melar ke dua arah sehingga mengikuti lekukan tubuh dengan baik.
Jersey ini juga menambahkan fitur tiga kantong di sisi belakang untuk memaksimalkan fungsinya. Three rear pocket system di punggung bawah ini diadopsi dari standar road cycling dan gravel race dunia.
"Jersey ini memiliki kualitas dan fungsi maksimal karena diproduksi oleh SUB Jersey," imbuh Donny.
Baca Juga: Bupati Pasuruan Sambangi Kantor Mainsepeda, Pastikan Dukungan Penuh untuk Bromo KOM 2026
Terdapat 18 warna berbeda yang disiapkan pihak penyelenggara. 17 di antaranya yang disesuaikan dengan jumlah kategori yang dipertandingkan. Jumlah ini bertambah karena adanya kategori TNI/Polri: Men 39 and Under dan Men 40 and Up. Sedangkan, satu jersey lain untuk para cyclist yang masuk barisan Road Captain (RC).
Bromo KOM 2026 akan digelar pada Sabtu, 6 Juni. Lokasi start akan kembali dimulai dari pelataran Markas Polda (Mapolda) Jawa Timur di Surabaya. Rombongan peserta akan bersepeda sejauh 60 Km untuk menuju ke pitstop di Taman Ria Suropati, Pasuruan.
Usai rehat, rombongan akan diantar ke lokasi start KOM di jalan raya Pasrepan di KM 70. Balapan akan dimulai dari sana dan melintasi segmen nanjak sejauh 24,6 Km menuju puncak Wonokitri, Bromo. Elevasi tanjakan ikonik ini mencapai 1.634 meter dengan gradiens puncak 20 persen. Total jarak rute adalah 94,7 Km. (Mainsepeda)
ROAD CAPTAIN

MEN CATEGORY

.jpg)
.jpg)



.jpg)
.jpg)

.jpg)

WOMEN CATEGORY
.jpg)
.jpg)


.jpg)
