Seri kedua Mainsepeda Trilogy, Kediri Dholo KOM 2025, menuntaskan perjalanannya pada Minggu, 20 Juli 2025. Pada Men Category, pasang-surut terjadi pada perebutan gelar juara King of the Mountain (KOM). 

Juara-juara baru muncul, mengganggu dominasi pambalap-pembalap yang sudah mapan. Di kelas Men Elite, cyclist debutan di Kediri Dholo KOM 2025, Muhammad Raihan Maulidan berhasil menjadi yang terbaik. 

Di kategori Men Age U-29, Nur Hasyim yang sebelumnya menyelesaikan balapan di peringkat ketiga, sukses membalikkan persaingan. Cyclist 20 tahun itu memaksa Ethan Batara untuk kembali meraih runner up. Sedangkan, juara Bromo KOM, Dandi Dwi Prasetya tampil kurang impresif usai terlempar dari podium. 

Rian Setiawan berhasil menjuarai kategori Men Age 30-34 setelah menagalahkan rival terberatnya, Firman Hidayat. Skor mereka menjadi 1-1 karena Firman sebelumnya  menjuarai Bromo KOM 2025. 

Debut cyclist asal Australia, Stephen Cheyne Lane, di Kediri Dholo KOM 2025 juga langsung menghasilkan gelar. Ia menumbangkan dominasi Juwanto yang punya rekor tujuh kali juara Bromo KOM. Lane sendiri sebelumnya lebih akrab dengan event-event ultra-cycling. 

Di sisi lain, absennya cyclist asing juara Bromo KOM membuat pesepeda nasional kembali berkuasa. Di Men Age 40-44, Kurniawan kembali memimpin persaingan. Sedangkan, Sulung menguasai Men Age 50-54 yang sebelumnya dimenangi Daniel Smith.

Sisanya, Bagus Harristywan Hefnar, Sadiman, dan Soetanto Tanojo memperpanjang asa untuk menyapu bersih Mainsepeda Trilogy. Mereka meraih kemenangan kedua dari dua seri yang telah digelar. 

Hasil balapan di Kediri Dholo KOM akan menjadi penentuan juara Mainsepeda Trilogy. Seri terakhir adalah Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025 yang akan bergulir 27 September mendatang. 

Pemenang di setiap seri Mainsepeda Trilogy akan mendapatkan 20 poin, peringkat kedua meraih 16 poin, peringkat ketiga mengantongi 12 poin, dan setelahnya poin berurutan mulai dari 10,8,6,4,3,2 dan 1 untuk peringkat selanjutnya. 

Kans juara bagi peserta akan semakin besar jika peserta finish under COT (Cut Off Time) di seluruh seri dari Mainsepeda Trilogy. Panitia akan memberikan bonus 20 poin. Artinya poin maksimal yang dapat diraih peserta ialah 80 poin. 

Kediri Dholo KOM 2025 telah tuntas digelar pada Minggu, 20 Juli 2025. Event ini diikuti 400 cyclist yang berkendara 82,1 Km mengeksplorasi lokasi-lokasi terbaik di Kediri. Mulai dari start di monumen Simpang Lima Gumul (SLG), bersepeda ke rute orisinal Kediri Dholo KOM yang menuju Kawasan Wisata Gunung Kelud, dan ditutup dengan rute nanjak ke puncak Dholo. (Mainsepeda) 

 

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?