Pembalap Ineos Grenadiers Sam Watson meraih kemenangan WorldTour pertamanya pada prologue race Tour de Romandie 2025 pada Selasa, 29 April 2025. Pembalap Inggris itu unggul tipis pada balapan pembuka tersebut dengan catatan waktu hanya seperlima detik dari Ivo Oliveira (UAE Team Emirates-XRG).

Seperti diketahui, balapan Prologue di Tour de Romandie 2025 merupakan balapan Individual Time Trial (ITT) dengan lintasan pendek. Hanya 3,4 Km dan dipusatkan di distrik Saint Imier. 

Watson sendiri menyelesaikan rute tersebut dengan catatan waktu 4 menit 33,3 detik. Lebih cepat 0,28 detik dari Oliveira. Sedangkan, peringkat ketiga menjadi milik Ivan Romeo dari Movistar Team. Ia berselisih waktu tiga detik dari Watson. 

Baca Juga: Mainsepeda Tambah Kategori TNI/Polri pada Antangin Bromo KOM 2025

Hasil ini cukup mengejutkan karena Watson sejatinya pembalap spesialis one day race. Tapi kali ini, Ia berhasil mengalahkan beberapa cyclist hebat bertipe TT seperti Stefan Bissegger dan Stefan Kung. Bahkan peraih emas Olimpiade ITT, Remco Evenepoel, juga dibuat kewalahan dengan kecepatan pembalap 23 tahun ini. 

Evenepoel finis di posisi kesembilan dengan jarak empat detik dari Watson. Hasil kurang impresif bagi Evenepoel yang sedari awal diplot sebagai pembalap unggulan di Tour de Romandie tahun ini. 

Selain itu, Watson dibuat kaget oleh timnya. Ia menjadi cyclist terakhir dalam skuat Ineos Grenadiers yang akhirnya dibawa ke Swiss. Oleh karena itu, tak ada ekspektasi tinggi dipundaknya sejauh ini. 

"Kemarin saya sempat berlatih di Andorra, 1,5 jam dari rumah. Dan tiba-tiba saya mendapat panggilan dari tim untuk segera ke bandara karena saya akan balapan di Romandie. Kemudian saya memenangi balapan ini, jadi ini cukup spesial," ungkap Watson. 

Baca Juga: Solo Attack 35 Km, Pogacar Juara Liege-Bastogne-Liege

"Saya tidak tahu telah memimpin balapan hingga saya dimintai wawancara. Kejutan yang baik. Saya tidak berpikir pantas, tapi biarlah. Saya memenangi WorldTour pertama saya. Ini adalah mimpi," imbuhnya. 

Etape selanjutnya, balapan akan dimulai dari Munchenstein dan akan berakhir di Fribourg. Rute ini berjarak 194,3 Km dengan lintasan perbukitan. 

Terdapat sejumlah tanjakan yang harus dilewati para pembalap. Namun, tanjakan Chaumont di Km ke-118 akan menjadi yang paling terjal. Segmen sejauh 3 Km dengan gradiens rata-rata 11,9 persen. (Mainsepeda)

Photo by Getty Images

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas