Kemenangan di depan mata Jonas Vingegaard (Visma-Lease A Bike) pada etape 4 Paris-Nice 2025 sirna seketika. Pembalap UAE Team Emirates-XRG Joao Almeida menggagalkan euforia sang juara dua kali Tour de France itu dengan serangan 100 meter terakhir menuju puncak La Loge des Gardes pada Rabu, 12 Maret 2025. 

Pembalap asal Portugal itu memimpin kelompok pengejaran pada tanjakan terakhir La Loge des Gardes. Sementara itu, Vingegaard telah melaju sendirian di 2 km terakhir dari pendakian penutup tersebut. 

Vingegaard berjuang mati-matian untuk terus menjaga keunggulan. Namun, Almeida bangkit melewatinya sesaat sebelum melewati garis akhir. Almeida pun akhirnya finis terdepan dan unggul tipis dari Vingegaard. Perbedaan waktu keduanya hanya 1 detik saja. Sedangkan, posisi ketiga ditempati oleh Mattias Skjelmose dari Lidl-Trek.

Baca Juga: Fantastic CC Gowes Tanpa Bidon, Tak Lupa Beramal!

"Saya sangat senang. Hari ini adalah hari yang berat. Banyak hal yang terjadi di etape ini, dan ada salju di lintasan. Tapi, kami tidak pernah menyerah. Saya rasa kami pantas mendapatkannya dan saya sangat senang karenanya," kata Almeida usai balapan berakhir.  

Hal cukup disayangkan Almeida ialah performa timnya saat menjalani etape 3 pada Selasa, 11 Maret 2025. UAE Team Emirates-XRG gagal tampil impresif di balapam Team Time Trial (TTT). Mereka hanya menempati posisi kedelapan dan terpaut 41 detik lebih lambat dari Visma Lease a Bike yang keluar sebagai pemenang. 

Balapan sempat dihentikan akibat cuaca buruk dan kru tim berusaha menghangatkan tubuh para pembalap dengan mantel.

Hasil balapan tersebut berpengaruh buruk para posisi cyclist UAE Team Emirates-XRG di klasemen GC. Almeida sendiri saat ini masih menempati posisi kelima dengan jarak 37 detik dari pemuncak klasemen GC, meski ia meraih kemenangan di etape 4. Sedangkan, posisi pemimpin GC sendiri menjadi milik Vingegaard. Ia menggeser posisi rekan setimnya sekaligus juara bertahan Paris-Nice, Matteo Jorgenson. 

"Kemarin bukan hari yang baik bagi kami. Kami mengalami beberapa kemunduran," kata Almeida tentang balapan etape 3. 

"Namun, kemarin adalah kemarin, dan hari ini adalah kesempatan lainnya. Kami perlu mengambil sisi positif dari kemarin. Kami percaya bisa memenangi Paris-Nice," tegasnya. 

Vingegaard memimpin GC dengan keunggulan 5 detik dari Jorgenson. Sedangkan, peringkat ketiga sementara diisi Skjelmose yang memiliki selisih waktu 33 detik dari Vingegaard. 

Baca Juga: Vendrame Ungguli Pidcock, Menang di Etape 3 Tirreno-Adriatico!

Etape 4 akan kembali melalui rute perbukitan dengan rolling dan tanjakan jarak pendek yang berulang. Dan lagi-lagi, garis finis akan berada di ujung pendakian La Cote-Saint-Andre. Tanjakan ini tak akan sepanjang La Loge des Gardes, tapi tajam. Jaraknya hanya 1,7 Km dengan gradiens puncaknya di angka 16 persen. 

Tentu akan sangat menarik untuk melihat pertarungan antara Vingegaard dan Almeida kembali. (Mainsepeda)

Photo by Getty Images

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas