Edward 'Eddie' Dunbar seperti terbangun dari mimpi di siang bolong. Namun, bukan karena perkara buruk. Malah sebaliknya. Pembalap Irlandia ini tiba-tiba saja sukses memenangi balapan WorldTour saat melakoni etape 11 Vuelta a Espana pada Rabu, 28 Agustus 2024. Realitas yang jarang ia temui. Bahkan ini pertama kali terjadi baginya. 

Dunbar mulai menekuni olahraga balap sepeda sejak usia belasan tahun. Namun, sebelum hari ini prestasi terbaiknya ialah menjadi juara general classification (GC) di ajang Settimana Internazionale Coppi e Bartali dan Tour de Hongrie. Dua event yang berstatus 2.1 atau balapan kasta ketiga UCI.

"Ini aneh bagaimana terkadang sesuatu terjadi. Saya memulai dengan start yang buruk dan kehilangan banyak waktu. Kemudian hari ini tiba-tiba datang sebuah kesempatan yang tak saya harapkan," kata pembalap asal Irlandia ini. 

Trio Max Poole (DSM-Firmenich PostNL), Carlos Verona (Lidl-Trek) dan Urko Berrade (Equipo Kern Pharma) memimpin pendakian terakhir di Puerto Cruxeiras. Tapi mereka tertangkap oleh grup pengejar pada 2,5 Km sebelum finis. 14 cyclist akhirnya melaju ke garis akhir di Campus Tecnológico Cortizo Padron secara bersamaan.  

Baca Juga: Cerita Janu Joni Nge-Drop di Bentang Jawa 2024

Dunbar melakukan serangan dini yang tak terduga. Momen itu terjadi saat jarak menyisakan 650 meter. Laju kencang pembalap 27 tahun ini gagal diantisipasi oleh lawan-lawannya. Ia finis terdepan dengan catatan waktu 3 jam 44 menit 52 detik. Lebih cepat 2 detik dari Quinten Hermans (Alpecin-Deceuninck) dan Max Poole (Team dsm-firmenich PostNL) yang masing-masing mengisi podium kedua dan ketiga. 

Kemenangan kali ini seperti merestorasi kembali karir balap sepeda Dunbar. Pembalap milik Jayco-AIUIa ini sempat merasa putus asa akibat rentetan kecelakaan dan cedera. Terakhir ia mengalami kecelakaan kala beraksi di Giro d'Italia awal Mei lalu. Akibatnya kecelakan itu, ia mengalami cedera lutut dan harus absen enam pekan. 

"Sejak Vuelta musim lalu, saya mengalami mungkin 7 atau 8 kecelakaan. Secara mental itu mengganggu saya dan saya sempat berpikir beberapa kali bahwa saya sudah tidak memiliki masa depan di olahraga ini," ungkapnya. 

Di sisi lain, Primoz Roglic berhasil kembali memangkas waktunya dari pimpinan klasemen GC, Ben O'Connor. Pembalap Slovenia ini finis 3 menit 31 detik di belakang Dunbar. Sedangkan, O'Connor meraih hasil lebih buruk. 

Jarak antara O'Connor dan Roglic saat ini menyisakan 3 menit 16 detik. Tereduksi 38 detik dari etape sebelumnya. Sementara itu, Enric Mas merebut posisi tiga besar usai menyingkirkan Richard Carapaz. Pembalap Movistar ini tertinggal hampir 4 menit dari O'Connor. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

 

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas