Wout van Aert seperti memberi efek kejut usai memenangi etape 10 Vuelta a Espana pada Selasa, 27 Agustus 2024. Pembalap Visma Lease a Bike ini mencetak kemenangan etape ketiganya. Namun, hal yang tak disangka ialah kemenangannya kali ini didapatkan dari rute pegunungan. Segmen balapan yang jarang ia taklukan. 

Sejak debut di level WorldTour UCI pada 2018 lalu, pembalap Belgia ini baru 4 kali memenangi balapan di lintasan penuh pendakian. Kemenangan terakhir ia dapatkan tiga tahun lalu. Saat menang di etape 11 Tour de France 2021. Menyusuri jalur Sorgues menuju Malaucene sejauh 198,9 Km yang di dalamnya ada tanjakan HORS Categorie. Lokasinya di puncak Mont Ventoux. 

Kembali ke balapan Vuelta a Espana, Van Aert mengungguli Quentin Pacher (Groupama-FDJ) dalam sprint terakhir di Baiona. Pacher yang sempat memimpin balapan di 1 km terakhir seakan menyerah begitu saja ketika Van Aert menciptakan serangan final. Meskipun demikian, status runner up di Vuelta a Espana merupakan pencapaian terbaik bagi pembalap 32 tahun itu. 

Baca Juga: Bukan Cuma Daya Tahan untuk Amankan Juara Women Age 40-44

Kedua pembalap sebelumnya melakukan breakaway dari rombongan terdepan pada 30 Km sebelum finis. Lantas langkah keduanya tak terkejar. Pembalap UAE Team Emirates Marc Soler menjadi finisher ketiga usai terlambat lebih dari 2 menit di belakang Van Aert. 

"Tujuan utama saya untuk melakukan breakaway, tapi saya mengalami kesulitan di pendakian pertama dan hampir menyerah," kata pembalap Belgia ini. 

"Tapi sejujurnya, saya punya faktor yang menguntungkan karena para climber di baris terdepan tidak menunjukkan kaki yang fit," imbuhnya. 

Van Aert menciptakan jarak 5 menit 31 detik dari peloton besar. Yang di dalamnya berisi pemilik jersey merah Ben O'Connor dan Primoz Roglic. Namun, hasil ini tak berpengaruh pada klasemen general classification (GC). Pasalnya Van Aert tertinggal jarak waktu hampir satu jam O'Connor. Tapi Van Aert mendapatkan hadiah hiburan. Ini karena posisinya di klasemen Points semakin tak tergoyahkan. Kemenangan kali ini membuatnya menambah 40 poin. Total ia telah mengumpulkan 243 poin. Unggul 81 poin dari rival terdekatnya, Kaden Groves. 

O'Connor memuncaki klasemen GC dengan keunggulan 3 menit 53 detik dari Roglic. Tak berubah dari etape sebelumnya. Termasuk posisi Richard Carapaz yang bertahan di posisi ketiga. Ia tertinggal 4 menit 32 detik dari O'Connor. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas