Kolom Sehat: Manja

| Penulis : 

Manja. Manja di sini yang dimaksud bukan singkatan manis-manis jan***an ya. Manja yang dibahas di sini adalah manja arti sesunguhnya. Menurut kamus Bahasa Indonesia adalah kurang baik kelakuannya karena selalu diberi hati.

Sudah sewajarnya sebahagia manusia kita wajib menjaga kesehatan. Karena tubuh atau badan kita ini adalah tempat atau sarana yang bisa dipakai untuk mengeksplore alam atau dunia ini.

Bila badan kita sakit, maka kemampuan kita jadi terbatas. Semakin sakit, semakin terbatas hal yang bisa kita lakukan.

Contoh sederhannya seperti mata. Kita bisa menikmati indera penglihatan kita bila mata kita dalam keadaan sehat bukan?

Bila mata kita kemasukan debu atau yang biasa orang bilang kelilipan, maka kita susah melihat. Karena adanya debu itu. Apalagi kalau kemasukan Gajah, wkwkwk.

Maksud saya apalagi kalau mata mengalami sakit yang lebih parah, maka fungsi penglihatannya pasti berkurang. Seperti sakit katarak, glukoma, dan yang lain. Ini baru membahas mata.

Sedangkan organ-organ di tubuh manusia ini begitu banyak dan masing-masing punya pengapesan masing-masing. Menjaga kesehatan itu untuk masa sekarang rasanya begitu sulit.

Salah satu yang membuat sulit adalah manusia sekarang suka atau tidak suka, sadar atau tidak sadar, sudah semakin manja.

Kalau manja sama seseorang atau lebih, mungkin baik ya. Tapi, maksud saya kehidupan kita ini sudah penuh kemudahan. Saking mudahnya hidup ini maka tubuh kita ini jarang bergerak.

Dulu kalau mau mandi saja seseorang harus mengambil air dari sumur (ngangsu). Itupun suhunya nggak bisa diatur. Bila pagi ya pasti dingin. Kalau tidak suka air dingin harus digodok dulu biar panas, lalu dituang ke bak mandi.

Sekarang kan tidak begitu! Air sudah siap mengalir, tinggal buka kran. Terima kasih PDAM. Kalau suhunya dingin, jangan kuatir. Ada water heater. Bisa hangat sesuai suhu yang diinginkan. Mudah kan?

Demikian juga soal makan. Jaman dahulu kala, manusia tidak bisa begitu rutin makan karena kalau mau makan harus berburu, atau mengambil hasil bumi dahulu.

Dan ingat, dahulu teknologi pengawetan makanan juga tidak maju. Tidak ada lemari es. Mau makan daging, ya harus kejar-kejaran dulu sama binatang yang mau dimasak. Dibersihkan baru dimasak. Perlu proses panjang.

Sekarang tinggal liat hape, tekan tit tut tit. Makanan sudah datang diantar driver ojol. Bila saldo cukup ya :).

Nah, ternyata yang ironis itu ketika kita larut dengan sifat manja kita. Tubuh kita ini semakin malas gerak. Fungsi-fungsi tubuh semakin menurun. Baik yang terlihat, maupun yang tidak. Organ dalam maksud saya. Akhirnya makanan yang surplus di dalam tubuh kita ini bukannya menjadi baik.

Tabungan makanan di tubuh bukan saldo bank. Di mana makin gendut makin makmur. Kelebihan makanan menjadi lemak. Lemak makin lama makin jahat. Puncaknya akan membuntu jalannya darah. Akhirnya terjadi serangan...

Keseimbangan antara istirahat, makanan, dan gerak adalah salah satu hal yang bisa membatu menjaga kesehatan.

Yuk jaga Kesehatan kita. Manja boleh, tapi kira-kira. Gerakan badan dan jaga fungsi tubuh kita.

Yang suka sepedaan, ya sepedaan. Yang suka kegiataan lain juga masih banyak aktivitas lain yang bagus. Yang pasti harus seimbang. Sekian.(Johnny Ray)

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul