Alex Baudin (EF Education - EasyPost) meraih kemenangan terbesar dalam karier profesionalnya setelah menjuarai etape pertama Tour Auvergne-Rhône-Alpes 2026, Minggu (7/6).

Baudin tampil luar biasa dengan bertahan di kelompok breakaway sejak awal balapan. Kemudian pembalap Prancis itu melancarkan serangan solo sejauh 28 kilometer menuju garis finis. Aksi ini membuatnya sukses mengamankan kemenangan sekaligus merebut jersey kuning pemimpin klasemen umum.

Baudin merupakan bagian dari kelompok berisi 10 pembalap, yang melepaskan diri dari peloton pada awal etape di sekitar Vizille. Namun, memasuki tanjakan terakhir, ia menunjukkan kekuatan terbaiknya dengan meninggalkan para pesaingnya.

Serangan penentu dilakukan Baudin di tanjakan Côte de Rousset ketika masih tersisa 28 kilometer menuju finis. Saat itu, keunggulannya atas peloton hanya sekitar 40 detik, tetapi ia mampu memperlebar jarak menjadi lebih dari satu menit sebelum mencapai puncak tanjakan.

Keunggulan tersebut menjadi modal penting untuk mempertahankan posisinya hingga finis, meski sejumlah kelompok pengejar berusaha memangkas selisih waktu pada kilometer-kilometer terakhir.

"Saya tidak bisa menggambarkan perasaan saya saat ini. Saya rasa saya belum benar-benar menyadarinya. Rasanya luar biasa bisa menang di sini, apalagi dengan keluarga saya yang hadir. Ini hanya satu jam dari rumah saya, sungguh luar biasa," kata Baudin usai balapan.

Di belakang Baudin, kelompok pengejar berisi 10 pebalap akhirnya finis 32 detik kemudian. Ramses Debruyne (Alpecin - Premier Tech) memimpin rombongan tersebut untuk merebut posisi kedua, sementara Léo Bisiaux (Decathlon CMA CGM Team) finis ketiga.

Sementara itu, kelompok favorit kkehilangan waktu 12 detik. Isaac del Toro memimpin rombongan yang juga dihuni Paul Seixas, Juan Ayuso, dan Matteo Jorgenson saat melintasi garis finis.

Etape pembuka Tour Auvergne-Rhône-Alpes 2026 berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Sejumlah serangan terjadi bahkan sebelum balapan memasuki tanjakan pertama.

Kelompok breakaway akhirnya terbentuk dan mampu mempertahankan keunggulan cukup lama berkat minimnya tekanan dari tim-tim unggulan di peloton.

Tim Decathlon CMA CGM yang diperkuat Paul Seixas, sebenarnya mengendalikan balapan hampir sepanjang hari. Namun, mereka tidak memaksakan tempo maksimal di tanjakan terakhir sehingga peluang kemenangan etape akhirnya terbuka bagi para pebalap di depan.

Menjelang finis, beberapa upaya pengejaran sempat dilakukan oleh sejumlah pembalap, termasuk kelompok yang berisi Luke Plapp, Oscar Onley, dan Kévin Vauquelin. Namun, mereka gagal menutup jarak dengan Baudin yang terus mempertahankan ritme hingga garis finis.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Baudin menjelang penampilannya di Tour de France 2026 bulan depan.

"Saya berharap bisa membawa kepercayaan diri dan performa ini ke Tour de France pada Juli nanti. Tentu saya ingin mempertahankan jersey ini selama mungkin. Tidak akan mudah pada etape berikutnya, tetapi ketika mengenakan jersey kuning, Anda harus mempertahankannya," ujar Baudin. (mainsepeda)

Populer

Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Tour Auvergne-Rhône-Alpes 2026-Etape 8: Isaac del Toro Juara Overall
Cerita Unik Juara Bromo KOM 2026: Dari Jersey "Keramat" hingga Hiatus Sosial
Jasper Philipsen Juara Copenhagen Sprint 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Kolom Sehat: Transparan tapi tak Telanjang
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal
Cerita "Pulang Kampung" ke Bromo KOM Setelah 11 Tahun, Kawindra Kini Fokus Ngebel KOM
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025