Ulang tahun ditandai dengan sesuatu yang spesial. Mojokerto Road Bike Community (MRC) merayakan hari jadi yang kedua dengan melaunching jersey terbarunya.

Minggu, 8 September tepat jam 6 pagi, sekitar 70 cyclist gowes bersama mengenakan jersey MRC baru. “Warnanya cukup mencolok tapi tidak norak. Tujuannya agar masih bisa terlihat dari jauh jadi lebih aman. Juga cukup elegan dengan warna hitam. Dan yang paling disuka teman-teman adalah corak batik dengan kombinasi merah itu,” bilang Jimmy Pranata, ketua MRC.

Rute gowes “pamer jersey” ini adalah jalur utama kota Mojokerto. Tidak jauh hanya sekitar 60 km saja, keliling kota Mojokerto. Berangkat bareng dari alun-alun kota Mojokerto tepat jam 6 pagi. Menyusuri perkotaan lewat jalan Mojopahit, Gajah Mada, dan Bhayangkara lantas finis di Café Bersaudara.

Dengan adanya gowes keliling kota ini, mereka ingin menunjukkan eksistensi MRC. Sekaligus ingin mengajak warga Mojokerto untuk bisa lebih sehat melalui olahraga sepeda.

Tak sendiri, launching jersey ini ditemani oleh LCC (Lodeh Cycling Club), Stupid Biker, dan Gama Cycling Club. Setiba di tempat finis, acara kian meriah karena ada makan bersama, hiburan dan lomba serta pembagian doorprize dari para sponsor. “MRC ini terbuka untuk umum. Tidak hanya dari Mojokerto, cyclist dari kota lain juga welcome. Klub kita ini mementingkan gowes sehat dan bahagia. Jadi suasana kekeluargaanya sangat kental,” bilang Suprianto, wakil ketua MRC.

Pria yang juga ahli utak-atik sepeda ini menambahkan bahwa MRC sedang menggodok acara turing menuju pantai Karangongso di Trenggalek. “Dengan adanya turing pasti menambah pengalaman sekaligus menguatkan persaudaraan kita,” tutup Supri, panggilan akrabnya.

Tak lupa, saat memberikan kata sambutan di Café Bersaudara, Jimmy mengucapkan banyak terima kasih kepada sponsor MRC tahun ini yakni Sumber Bike, PT. Putra Dharma Kencana, SUB Jersey, dan Kebab Turkitux. "Kita ingin MRC semakin kompak, solid, menumbuhkan minat pesepeda di Mojokerto. Juga menggugah perhatian pemerintah terhadap olahraga sepeda sehingga bisa melahirkan atlet berprestasi dari Mojokerto," tutup Jimmy. (mainsepeda)

Populer

Menikmati Oase Toleransi Pura Beji Antaboga di Checkpoint 2 Nggravel Glenmore 2026
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
2 Cyclist Muda Pasang Target Berbeda di Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Dilarang Gowes Berjajar Lebih dari Dua Sepeda
Hadiah Rp 10 Juta untuk Juara KOM Elite
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
OPEN MIN.D, Ketika Pendiri Cervelo Ajak Kembali ke Basic
ISN Siap Mewujudkan Ambisi Chris Froome