Salah satu komunitas sepeda besar di Bali, Barong Cycling Team merayakan ulang tahun ketiganya hari Sabtu, 26 Januari lalu. Bersepeda jadi menu wajib.

Kali ini dipilih rute Denpasar ke Bedugul yang berjarak 55 km. Sengaja dipilih Bedugul karena rutenya mantap ada flat ada tanjakan. “Lumayan juga elevation gainnya mencapai 1.300 meter,” bilang Duarsa Angel, ketua Barong Cycling Team (BCT).

Selain itu, Bedugul ini di tengah-tengah sehingga cyclist yang dari Denpasar dan yang dari Singaraja harus menanjak untuk mencapainya. “Biar beda tahun ini di Bedugul. Karena sebelumnya perayaan ulang tahun di rumah saya,” tutur Duarsa.

Sabtu itu, sekitar 30 cyclist dari BCT Denpasar berkumpul di Gatsu perempatan Ubung dan berangkat tepat pukul 06.15. Lalu ada enam cyclist dari BCT Singaraja juga berangkat di jam yang sama.

“Sempat khawatir juga dengan cuaca. Karena beberapa hari sebelumnya hujan dan angin kencang terus menerpa Denpasar. Tapi untung di hari Sabtu ini cuaca bersahabat,” tutur Janto Wijaya, salah satu anggota BCT.

Perjalanan dimulai. Dari Denpasar menuju Baturiti sekitar 40 km dengan elevasi 800 meter. Pia Baturiti jadi tempat istirahat pertama sekitar jam 8 pagi.

“Di sini disediakan kue, kopi, teh beras merah semuanya disupport oleh bos Pia Bintang, Arief Widodo yang juga anggota BCT,” bilang Janto.

Lalu tantangan yang harus ditaklukkan adalah menanjak ke Bedugul. Sebelum akhirnya finis di Enjung Beji Resort. Setelah semua cyclist tiba di resort ini kira-kira jam 10.30, acara dilanjutkan dengan potong tumpeng sebagai bentuk syukuran atas kekompakan komunitas ini.

BCT memang berasal dari Bali, tapi sejatinya anggotanya sangat beragam. “Semua karena rasa kekeluargaan yang tinggi dan kita tidak bedakan suku, ras, bahkan agama. Hanya satu hati, bersepeda!” bilang Agus Willyam, salah satu anggota BCT.

Saking akrab dan kompaknya, beberapa anggota BCT yang sedang sakit atau ada halangan pekerjaan sehingga tidak bisa gowespun ikut datang menggunakan mobil atau motor.

“Kami juga mendoakan rekan kami yakni alm Ricky yang baru berpulang belum lama ini karena serangan jantung usai bersepeda. Beliau ini sangat aktif dan selalu hadir apabila BCT membuat even,” imbuh Duarsa.

Dalam acara ini sekaligus dilaunching kaus Barong Cycling Team. “Kaus ini digunakan saat anggota BCT mengikuti even di luar Bali dan bisa juga digunakan untuk running,” bilang Duarsa.                  

Komunitas yang aktif latihan bersama tiap hari Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu ini mempunyai banyak pilihan rute untuk latihan. “Sebulan sekali kita adakan long ride di atas 100 km. Tapi hari-hari latihan cukup 50-80 km saja,” tutup Duarsa. (mainsepeda)

 

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri