Daftar Transfer Terbaik 2026, Upaya Menandingi Kekuatan UAE Team Emirats-XRG 

Sejumlah tim sangat agresif untuk menyiapkan kekuatan baru musim 2026. Kebijakan transfer dengan merekrut bintang-bintang terbaik jadi jalan keluar singkat menambah kekuatan tim. 

Tujuan mereka tentu untuk menandingi super tim, UAE Team Emirates-XRG. Tadej Pogacar dkk terlalu 'over-power' beberapa tahun terakhir. Musim 2025, UAE Team Emirates-XRG memimpin PCS Ranking dengan 13.600 poin. Unggul terlalu jauh dari Visma-Lease a Bike dan Lidl Trek yang hanya meraih 8.000-an poin saja. 

Deretan angka itu yang membuat tim lain tentu iri. Mereka pun tak ingin jurang kekuatan dengan tim Timur Tengah itu semakin melebar jika tidak berbenah dalam waktu cepat. 

1. Impian Super Team Red Bull-Bora-Hansgrohe

Remco Evenepoel akan jadi kekuatan baru bagi Red Bull-Bora-Hansgrohe musim depan. 

Sejak raksasa minuman energi bergabung pada 2024, Red Bull-Bora-hansgrohe mati-matian membidik cyclist bintang. Tahun ini, mereka akhirnya mendapatkan apa yang dimau. 

Tim Jerman itu akhirnya mendaratkan bintang Soudal-QuickStep, Remco Evenepoel. Pembalap Belgia yang seringkali disebut berada di level yang sama dengan Tadej Pogacar atau Jonas Vingegaard. Digadang-gadang Red Bull-Bora-Hansgrohe merogoh kocek sangat dalam untuk Evenepoel. 

Kedatangan Evenepoel tentu akan melipatgandakan kekuatan Red Bull-Bora-Hansgrohe. Ia akan diplot sebagai andalan baru di Tour de France. Sedangkan, Primoz Roglic yang semakin uzur dapat difokuskan di dua GrandTour lainnya. 

Evenepoel juga bisa menggaransi balapan-balapan Time Trial. Saat ini, ia yang terbaik di kategori tersebut. Tak hanya itu, Red Bull-Bora-Hansgrohe juga merekrut Mattia Cattaneo yang merupakan rekan Evenepoel. Langkah cerdas untuk memudahkan adaptasi sang juara dunia ITT itu. 

Baca Juga: LSR 2025 Surabaya Tampil Beda, Ada Aroma Gravel-nya

2. Lidl-Trek Mencuri Bintang UAE 

Juan Ayuso secara mengejutkan mengumumkan pindah ke Lidl-Trek.

Lidl-Trek membuat gebrakan untuk musim 2026 dengan mencuri bintang UAE Team Emirates-XRG yang tengah bersinar, Juan Ayuso. Kabar ini cukup mengejutkan karena kesepakatan sudah terjadi sejak ia beraksi di Vuelta a Espana, September lalu. 

Ayuso dinilai jadi pilihan realistis untuk mengisi posisi pemburu GC. Sektor tersebut memang jadi kelemahan Lidl-Trek selama ini. Mattias Skjelmose dan Tao Geoghegan Hart dinilai belum memenuhi ekspektasi. 

Lidl-Trek melihat Ayuso adalah jawabannya. Sejauh ini, pembalap 23 tahun itu telah menjuarai Tirreno-Adriatico (2025) dan Tour Basque Country (2024). Ia mungkin belum menyaingi nama-nama seperti Tadej Pogacar dan Jonas Vingegaard. Namun, Ayuso jelas punya bakat. 

Di sisi lain, Kepindahan ke Lidl-Trek membuatnya Ayuso menjadi pembalap GC utama. Di klub sebelumnya, ia harus bersaing dengan pembalap-pembalap spesialis GC lain yang lebih mumpuni. Yakni Tadej Pogacar, Joao Almeida, dan Issac del Toro. 

3. Kejutan Decathlon-CMA CGM, Rekrut Olav Kooij

Olav Kooij jadi kekuatan baru tim Decathlon-CMA CGM. 

Decathlon telah menghapus sponsor jangka panjang mereka, AG2R La Mondiale. Sebagai gantinya, perusahaan pelayaran CMA CGM bergabung dengan menjanjikan pendanaan besar.

Dan, benar saja, Decathlon-CMA CGM mengambil langkah strategis dengan merekrut Olav Kooij. Pembalap Belanda ini adalah salah satu sprinter terbaik di dunia saat ini. Kompetitor utama untuk Tim Merlier (Soudal-QuickStep) dan Jonathan Milan (Lidl-Trek) di jalanan datar. 

Kooij akan memimpin sprinter tim utama dan berpeluang meraih kemenangan di etape GrandTour, prestasi yang belum pernah dicapai dalam satu dekade terakhir. Jika itu terjadi, perekrutan Kooij jadi keputusan terbaik tim. Selain Kooij, Decathlon-CMA CGM juga mendatangkan Tobias Lund dari Team Picnic-PostNL. 

Baca Juga: Cyclist Pair dari Tarakan Pulang Merantau demi EJJ 2026

4. Biniam Girmay Aroma Baru NSN Cycling 

Tim debutan, NSN Cycling, merekrut Biniam Girmay untuk bersaing di level tertinggi balap sepeda. 

Selamat tinggal, Israel Premier Tech. Selamat datang, NSN Cycling. Tim yang telah diakusisi oleh bintang Barcelona, Andres Iniesta, itu pun langsung berbenah dan mencari aroma baru di tim. 

Pilihan jatuh kepada Biniam Girmay, pembalap Afrika pertama yang mampu merebut status sprinter terbaik di Tour de France. Girmay bisa jadi yang dibutuhkan NSN Cycling untuk mengubah citranya di panggung WorldTour. Memastikan imej Israel-Premier Tech sudah dihilangkan. (mainsepeda)


COMMENTS