Tujuh Pembalap Sepeda Muda Indonesia Akan Berjuang di Tour de l'Avenir 2026

Tujuh cyclist muda Indonesia bersiap mengukir sejarah pada ajang Tour de l'Avenir 2026 di Prancis pada 20-26 Agustus mendatang. Kompetisi balap sepeda ini sangat bergengsi, kerap dijuluki sebagai Tour de France bagi pembalap kategori Under-23 (Youth).

Penyelenggaraan Tour de l'Avenir menjadi panggung krusial bagi talenta muda tanah air untuk mengukur kemampuan melawan deretan pembalap muda terbaik di tingkat global. Terdapat enam pembalap nasional yang tampil membela Tim Indonesia: Muhammad Syelhan Nurrahmat, Julian Abimanyu, Muhammad Hafizh, Muhammad Aflah, Sena Arkana Galih Hafizh, dan Syarif Hidayatullah. Sementara satu pembalap lainnya, Dimas Nur Fadhil Rizqi akan memperkuat tim internasional UCI World Cycling Centre (WCC) Men's Team.

Bagi Syelhan, keikutsertaannya dalam Tour de l'Avenir 2026 bukan sekadar keikutsertaan rutin, melainkan bagian dari strategi pematangan performa menuju Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, pada 19 September-4 Oktober mendatang. Pembalap muda yang telah memecahkan rekor Bromo KOM ini mengungkapkan bahwa tampil di ajang ini merupakan impian besar yang menjadi batu loncatan penting dalam kariernya.

Baca Juga: ADAC Cyclassics Hamburg 2026: Paul Magnier Menang Dramatis di Sprint

"Bagi saya, Tour de l'Avenir ini adalah salah satu mimpi saya. Ini adalah Tour de France U-23 di mana talent-talent muda dunia dipertemukan untuk bertanding bersama pembalap terbaik. Semoga setelah dari sini bisa lebih mematangkan saya dalam persiapan menuju Asian Games," ujar Syelhan.

Ia menambahkan bahwa ajang bergengsi ini tidak dapat diikuti sembarangan tim dan telah dirancang secara matang dalam agenda timnya. "Event ini sudah jadi plan tim kita. Yang main Asian Games ada dua orang, Hafizh dan saya. Ini event tempat juara Tour de France lahir dan merupakan event Tour tertinggi di dunia untuk kategori U-23. Sangat susah sekali bisa hadir di sini," tegasnya.

Seperti halnya Tour de France, ajang ini juga akan menawarkan segmen tanjakan yang sangat tajam dan menguras energi pesertanya. Balapan ini akan mempertandingkan tujuh etape dengan jarak total mencapai 926,2 km dan elevation gain (EG) di angka 13.532 meter. Rutenya akan membentang dari Normandy melewati Pegunungan Alpen, hingga finis spektakuler di Italia.

Queen stage atau etape terberat akan tersaji di hari keenam. Etape ini menempuh rute sepanjang 149 km dari Châtillon-sur-Cluses menuju Val d'Isère dengan total tanjakan vertikal mencapai hampir 5.000 meter. Etape ini finis di puncak Col de l'Iseran, yang merupakan jalur aspal tertinggi di seluruh benua Eropa dengan ketinggian 2.764 meter di atas permukaan laut.

"Etape 6 dengan elevasi gain 4.954 meter akan menjadi stage terberat, di mana saya belum pernah bertanding dengan elevasi sebesar ini. Untuk latihan sudah hampir mendekati, tapi fueling (makan dan minum saat bertanding) menjadi peran sangat penting," jelas Syelhan.

Selain tantangan rute pegunungan, pembalap juga terus melakukan adaptasi cuaca yang relatif panas di lokasi perlombaan. Dengan persiapan yang matang, tim Indonesia menargetkan dapat menembus posisi top 10 pada ajang balap paling bergengsi tersebut.

Sementara itu, Dimas tampil di Tour de I'Avenur 2026 dengan membawa panji tim internasional UCI World Cycling Centre (WCC) Men's Team. UCI WCC Men's Team merupakan tim balap sepeda resmi yang dibentuk oleh World Cycling Centre (WCC), pusat pelatihan dan pengembangan bakat milik Union Cycliste Internationale (UCI) di Aigle, Swiss.

Baca Juga: 3 Hal tentang Nggravel Glenmore 2026, Inilah Panduan Regulasi dan Persiapan Buat Cyclist

Tim ini dibentuk khusus untuk memberikan wadah bertanding tingkat internasional bagi pembalap-pembalap potensial yang berasal dari negara-negara berkembang (berada di luar struktur tim pro benua utama). Pembalap Jakarta Pro Cycling (JPC) ini dapat membela UCI WCC Men's Team setelah terpilih masuk ke dalam program beasiswa atau pelatihan jangka panjang di UCI World Cycling Centre. Performa konsisten dan potensi tinggi yang ditunjukkannya di tingkat regional membuat UCI mengundangnya untuk berlatih serta bertanding menggunakan jersey tim komposit resmi UCI WCC di ajang kelas dunia.

"Momen 17 Agustus menjadi gerbang pertama rider Indonesia di balapan @tourdelavenair yang dikenal dengan mini 'Tour de France'. Dimas akan balapan dengan @UCI_WCC yang secara langsung mengundang Dimas untuk ikut balapan ini," tulis pernyataan resmi JPC di akun media sosial mereka. 

Dimas sendiri tampil impresif sepanjang musim ini. Salah satunya ialah merebut gelar juara umum (GC) di balapan Tour d'Algerie (2.2) pada April lalu. 

Kehadiran tujuh cyclist nasional di event Tour de l'Avenir menjadi pertanda baik untuk menjadi pondasi penting masa depan balap sepeda tanah air. Pengalaman menjajal rute kelas dunia serta atmosfer kompetisi di level dunia akan menjadi pengalaman berharga bagi Syelhan dkk. (Mainsepeda)

Daftar Pembalap Indonesia di Tour de l'Avenir 2026

TIM INDONESIA

Muhammad Syelhan NURRAHMAT (No. BIB 141)

Julian Abimanyu (No. BIB 142)

Muhammad HAFIZH (No. BIB 143)

Muhammad AFLAH (No. BIB 144)

Arkana Galih Hafizh SENA (No. BIB 145)

Syarif HIDAYATULLAH (No. BIB 146)

UCI WCC Men's Team (Club)

Dimas Nur Fadhil RIZQI (No. BIB 246)


COMMENTS