Pesepeda asal Pasuruan Machfud Muthohar menjadi satu-satunya cyclist yang dinyatakan over Cut off Time (COT) di Check Point (CP) 1 East Java Journey (EJJ) 2026. Ia tiba di puncak Paltuding, Ijen, pukul 15.33 WIB. Padahal, hanya terpaut 33 menit melebihi batas waktu yang ditentukan oleh panitia. Yakni pukul 15.00 WIB tepat.

Pasca kegagalannya, cyclist 35 tahun itu mengakui kelemahannya. Ia overweight dan kurang latihan. Namun, kesalahan utamanya adalah manajemen waktu yang kurang presisi.

“Aku kan baru ini ikut event yang multiple days gitu lho. Biasanya kan kalau ikut event-event itu kan yang sehari. Cuma 200, 300 Km gitu aja. Jadi manajemen waktunya kacau,” katanya. 

Baca Juga: EJJ 2026: Sepertiga Peserta sudah Melahap Unbound Gravel Versi Indonesia di Glenmore

Machfud juga mengalami kurang enak badan karena istirahat yang kurang nyaman. Hasilnya, proses recovery tubuhnya terhadap kelelahan fisik kurang optimal. 

Keikutsertaan Machfud di kategori EJJ 2026 1.500 Km diakuinya karena rasa nekad. Awalnya ia mau ikut 600 Km. Namun, gagal karena pendaftaran sudah ditutup akibat overload peserta. Ia pun kebingungan. Tapi karena sudah punya niatan ikut EJJ 2026, ia pun nekad mendaftar 1.500 Km. 

Tak ada penyesalan walau ia harus gagal melanjutkan petualangan 1.500 Km pada edisi EJJ 2006 ini. Satu-satu penyesalannya adalah kurangnya persiapan. 

“Dibilang kapok sih enggak, Cuma kurang persiapan ini. Insya Allah akan ikut remidi tahun depan,” imbuhnya. 

Baca Juga: EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar

Pasca dinyatakan Over COT, Machfud memilih untuk tidak melanjutkan perjalanannya. Ia menuju ke Banyuwangi menggunakan kendaraan evakuasi yang disediakan panitia. 

Meskipun begitu, tekadnya menjajal EJJ 2026 1.500 Km patut diapresiasi. (Mainsepeda)

 

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu