Hari yang indah dan spesial dirasakan Nicolas Prodhomme (Decathlon AG2R La Mondiale) usai memenangi etape 19 Giro d'Italia pada Jumat, 30 Mei 2025. Untuk pertama kalinya, pembalap 28 tahun itu memenangi balapan kasta tertinggi UCI. Dan semakin istimewa karena kemenangan pertamanya itu terjadi di salah satu balapan GrandTour. 

Seusai melewati garis akhir, Prodhomme terduduk menyandar di sisi pembatas jalan. Napasnya masih tersengal-sengal dan seakan tak percaya telah mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang kariernya. 

Pembalap Prancis itu melakukan serangan pada kelompok terdepan di pendakian Col de Joux, 28 Km sebelum finish. Ia meninggalkan Antonio Tiberi (Bahrain Victorious) dan Carlos Verona (Lidl-Trek) dan lantas melaju sendirian hingga akhir. 

Baca Juga: Punya Sirkuit BMX Skala Dunia, Banyuwangi Jadi Episentrum Sepeda Nasional

"Saya sangat senang. Terdapat tujuan bersama tim untuk memenangkan satu etape di Giro, dan sekarang telah tercapai," kata Prodhomme. 

"Pada tanjakan terakhir, saya bisa melihat celahnya tidak terlalu besar, dan saya perlu mengambil risiko karena sebelum hari ini, saya pernah dua kali masuk lima besar karena saya tidak mengambil banyak risiko. Namun hari ini saya ingin bermain untuk menang," imbuhnya. 

Sementara itu, Isaac del Toro (UAE Team Emirates) semakin dekat dengan gelar juara umum Giro musim ini. Ia sukses memperlebar keunggulannya dari Richard Carapaz (EF Education-EasyPost) yang jadi lawan utamanya di klasemen GC. 

Del Toro dan Carapaz melepaskan diri dari kelompok pengejar pada 6,8 Km terakhir. Situasi itu menciptakan pertarungan one on one untuk memperebutkan posisi kedua balapan. 

Carapaz mencoba melancarkan serangan kepada Del Toro pada etape 19 Giro. 

Tapi pada kilometer terakhir, Del Toro menciptakan serangan yang tidak mampu digagalkan Carapaz. Walhasil, Del Toro jadi finisher kedua dan Carapaz duduk di peringkat ketiga. Kedua menyelesaikan balapan 58 detik lebih lambat dari Prodhomme. 

Hasil akhir balapan itu membuat Del Toro menambah jarak 2 detik dari Carapaz di klasemen GC. Keduanya kini terpisah selisih waktu 43 detik. Sedangkan, Simon Yates (Visma-Lease a Bike) semakin memperkecil kans juara setelah finis di peringkat ketujuh sekaligus menambah jurang waktu sebanyak 24 detik. Yates kini terpisah jarak 1 menit 21 detik dari Del Toro yang masih jadi pemilik maglia rosa. 

Baca Juga: Kolom Sehat: Kite

Perebutan status juara umum tampaknya akan diputuskan pada balapan etape 20 pada Sabtu, 31 Mei 2025. Balapan ini akan menjadi etape pegunungan terakhir yang akan melintasi tanjakan HC (Hors Categorie) di Colle delle Finestre. Tanjakan ini berjarak 18,4 Km, gradiens rata-rata 9,2 persen, dan total elevasi mencapai 2.171 meter. 

Apabila Del Toro mampu mempertahankan keunggulan GC-nya pasca etape 20. Peluang pembalap muda Meksiko itu meraih gelar GrandTour pertamanya akan semakin terbuka lebar. Terlebih etape penutup di Roma yang digelar pada Minggu (1/6) berupa jalur flat yang minim menciptakan selisih waktu. (Mainsepeda) 

Photo by Getty Images. 

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu