Lance Armstrong Akui Kehebatan Pogi 

| Penulis : 

Tadej Pogacar memamerkan pertunjukan kelas satu saat tampil di Kejuaraan Dunia UCI 2024 di Zurich pada Minggu, 29 September 2024. Pembalap 26 tahun ini melakukan attack lebih dari 100 Km sebelum memastikan gelar juara dunia. Titel yang baru kali ini disandang oleh Pogi, sapaan Pogacar. 

Sajian pertunjukan ini yang membuat Lance Armstrong tercengang. Mantan cyclist yang kehilangan tujuh gelar Tour de France ini meluncurkan pujian kepada Pogi. Armstrong pun tak berpikir panjang menyebut bakat asal Slovenia ini sebagai salah satu cyclist terbaik yang pernah ada. 

"Tadej Pogacar adalah talenta yang termasuk dalam jajaran cyclist terhebat sepanjang masa. Tentu saja secara fisik sangat unggul dan tingkat kepercayaan dirinya sangat tinggi," kata Armstrong. 

Baca Juga: Journey To TGX 2024 Terbuka untuk Berbagai Jenis Sepeda (No eBike!)

"Dia seperti sedang balapan di kelas junior. Di era saya, saya tidak akan menyerang sama sekali. 100 Km, bahkan di usia di bawah 23 tahun," imbuhnya.

Johan Bruyneel, salah satu pembawa acara 'The Move', menyoroti komentar para rival Pogi. Remco Evenepoel dan Mathieu van der Poel seperti tak percaya dengan apa yang terjadi. 

"Evenepoel mengatakan itu adalah seperti langkah 'bunuh diri'. Mereka tidak percaya apa yang mereka lihat," sebut Bruyneel. 

Baca Juga: Bersiap, Pendaftaran Journey to TGX Dibuka Besok!

Pendapat lebih ekstrem bahkan menyebut Pogi tak ada tandingannya saat ini. Bahkan jika mengutip nama Jonas Vingegaard, Peraih dua gelar Tour de France dan musuh bebuyutan Pogi. 

"Banyak yang menyamakan Pogacar dan Vingegaard, tapi itu tidak benar. Mereka tidak berada di level yang sama. Dia hanya punya satu hal tersisa yang belum ditaklukan, yaitu Paris-Roubaix. Saya pikir dia bisa memenangkannya juga," tambahnya. (Mainsepeda)

Foto: UCI

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu