Kejutan terjadi dalam perebutan juara Men Elite EJ Sport Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2024 pada Sabtu, 21 September 2024. Pembalap muda Haritz Affan Torisz keluar sebagai pemenang. Pembalap 24 tahun itu solo finis ketika melewati garis akhir yang berada di puncak Paltuding, Ijen. Di Women Elite, Maghfirotika menjadi ratu tanjakan Ijen.

Haritz mengalahkan pembalap-pembalap yang lebih senior, yakni Abdul Soleh dan Agung Ali Sahbana. Keduanya secara beruntun mengisi posisi kedua dan ketiga.

Pembalap asal Bone itu menyelesaikan balapan dengan kemenangan telak. Haritz melakukan breakaway saat memasuki Rest Area Jambu, 8 Km sebelum finis. Setelahnya ia tak terkejar oleh Abdul Soleh.

"Saya menyangkanya bakal ketangkep. Tapi pas info dari commissaire gap-nya 5 menit saya semakin semangat. Jadi capek-capek kabur ketangkep kan sakit hati. Akhirnya saya habis-habisan," ungkap Haritz. 

Yang lebih luar biasa, Haritz berhasil memecahkan rekor waktu Ijen KOM di kelas Men Elite. Rekor terbaik tahun lalu dicatatkan oleh Abdul Soleh dengan catatan 1 jam 26 menit. Sedangkan, Haritz membukukan rekor 8 menit lebih cepat, yaitu 1 jam 18 menit 38 detik! 

Pencapaian ini didapatkannya usai harus absen panjang. Ia mengalami insiden kecelakaan yang menyebabkan harus rehat selama tiga bulan. Tulang selangkanya patah kala itu.

EJ Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2024 sangat spesial bagi Haritz karena menjadi momen bangkitnya pasca cedera. Setelah berlatih kembali selama kurang lebih 6 bulan. 

"Ini di luar ekspektasi saya. Sebenarnya 6 bulan saya berlatih itu khusus untuk Ijen ini. Jadi saya latihan ini tidak banyak yang tahu," kata mantan pembalap Nusantara Pro Cycling Team. 

Di sisi lain, kelas Women Elite tetap dikuasai oleh Maghfirotika Marendra. Cyclist dari Sukoharjo mengungguli dua pesaing terdekatnya, Chika Zerra Arta Arinda dan Crismonita Dwi Putri.

Kemenangan Maghfirotika ini sudah terprediksi sejak awal karena absennya pesaing terberatnya, Dewika Mulya Sova. Seperti diketahui, Dewika harus absen karena harus mewakili Indonesia pada Kejuaran Dunia 2024 di Zurich, Swiss. 

"Persaingannya kurang, tapi menguntungkan saya juga sih," kata Maghfirotika. 

Seperti halnya Haritz, Maghfirotika juga unggul jauh dari pesaing terdekatnya. Ia mencatatkan waktu 1 jam 52 menit 54 detik, hampir 5 menit lebih cepat dari Chika. 

EJ Sport Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2024 meliputi jarak 83,7 Km. Namun, segmen tanjakannya sekitar 27 Km dengan gradiens puncak 34 persen. (Mainsepeda)

 

EJ Sport Banyuwangi Bluefire Ijen KOM

Men Elite

Women Elite

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu