Setelah 98 hari ditimpa kecelakaan horor di ajang Tour Basque Country, Jonas Vingegaard akhirnya menciptakan sinyal perlawanan kepada musuh bebuyutannya Tadej Pogacar. Pembalap Visma-Lease e Bike mengalahkan Pogacar dalam duel sprint di Le Lioran pada etape kesebelas Tour de France 2024 pada Rabu, 10 Juli 2024. 

Balapan sejauh 211 Km ini berjalan dengan intensitas tinggi dan sangat menegangkan. Namun, Vingegaard tampil luar biasa kali ini. Pembalap Denmark ini mampu mengejar defisit 30 detik dari Pogacar di Col de Petrus sebelum teknologi foto finis yang memastikan kemenangan Vingegaard. Pogacar sejatinya mencoba melakukan serangan di 150 meter sebelum finis. Tapi usahanya dapat digagalkan Vingegaard.

Pogacar sempat memimpin balapan di etape 11 Tour de France 2024.

Keraguan demi keraguan memuncak terkait kapasitas Vingegaard untuk dapat mengimbangi Pogacar di Tour de France musim ini. Kecelakaan di Tour Basque Country awal April lalu menyebabkan beberapa ruas tulang Vingegaard. Ia membutuhkam waktu hampir tiga bulan untuk bisa kembali berkompetisi. Dan GrandTour teakbar di dunia balap sepeda, Tour de France, menjadi ajang comeback-nya. Tanpa ada ajang pemanasan lain sebelumnya. 

"Tentu ini hasil yang sangat emosional bagi saya. Bangkit dari kecelakaan, itu berarti banyak dan semua yang saya lewatkan tiga bulan ini," ungkap Vingegaard. 

Baca Juga: Kediri Dholo KOM 2024: Permudah Akses Peserta, Panitia Sediakan Transfer Service

Cyclist 27 tahun ini tampak tidak pernah menyerah untuk mengejar Pogacar yang melakukan serangan sejak 31,6 Km sebelum finis. Ia mengaku sempat kewalahan sebelum akhirnya bangkit dan memenangi balapan. 

"Saya tidak dapat mengikuti serangannya yang sangat kuat. Sebenarnya saya tidak terpikir untuk kembali, tapi saya hanya tetap berusaha dan saya bisa melakukannya," imbuhnya. 

Vingegaard merayakan kemenangan pertamanya di Tour de France musim ini. 

Meski tetap mempertahankan jersey kuning, Pogacar wajib mawas diri. Kepercayaan diri Vingegaard akan meninggi untuk menghadapi etape-etape pegunungan yang akan mendominasi pekan kedua dan ketiga Le Tour. Sejauh ini hanya Vingegaard yang bisa menyaingi kemampuan mendaki Pogi di rute-rute pegunungan. 

Di klasemen GC, Pogacar semakin menjauh dari rival terdekatnya Remco Evenepoel yang dalam balapan kali ini tertinggal 25 detik. Ia finis di posisi ketiga. Jarak waktu keduanya saat ini terpaut 1 menit 6 detik atau melebar sejauh 33 detik dari etape sebelumnya. Sementara Vingegaard masih bertahan di lis ketiga klasemen GC. Hasil di Le Lioran hanya mengurangi perbedaan waktu dengan Pogacar 1 detik saja menjadi 1 menit 14 detik. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu