Without Tour de France, cycling doesn’t exist. Ini kata-kata awal ketika Mark Cavendish memulai dokumenter soal dirinya. Artinya, tanpa Tour de France dunia sepeda tidak akan ada. 

Mungkin yang dimaksud adalah Tour de France ini adalah roh penggerak sepeda di dunia ini. Perlombaan terbesar yang diadakan setahun sekali di bulan Juli. Bila Anda memenangkan satu etape saja di kejuaraan ini, satu etape saja, maka akan mengubah arah karir pembalap itu selama hidupnya. Menang satu saja, Cavendish sudah menang 34 kali pada 2023.

Walau menang sebanyak 34 kali bukan berarti karir Cavendish lancar jaya seperti nama kebanyakan toko bangunan. Sekitar 2018, Cavendish mengalami kecelakaan beberapa kali hingga membuat performanya jelek. 

Sejelek apa performanya kalau itu? Bukan hanya tidak finish, Cavendish sampai pernah tidak lolos COT (cut-off time) etape Tour de France. Kalau saya nggak lolos COT biasa, tapi ternyata Cavendish juga pernah nggak lolos COT. Karena tidak lolos COT, maka tidak bisa ikut ke etape selanjutnya. Puncaknya, sponsor pun gerah. Kok bayaran tinggi kok nggak hasil gini ya? 

Mark Cavendish saat menang etape ke-10 Tour de France 2021. 

Bukan setahun, bukan dua tahun. Perlu waktu jatuh bangun dalam rentang lima tahun. Itupun harus dilewati dengan banyak usaha seperti latihan dan terapi psikologis. Makin lama makin tua juga Cavendish, maka keyakinan orang kepada dirinya makin lama juga makin berkurang.

Singkat cerita, dia bisa bangkit dan juara lagi sampai tahun lalu kemenangannya di Tour de France berjumlah 34. Dan ini sangat luar biasa. Karena apa? Rekor ini sama dengan rekor kemenangan legenda hidup Belgia Eddy Merckx, 34 kemenangan di Tour de France. 

Eddy Merckx ini kebanggan orang Eropa, khususnya Belgia. Total kemenangannya 525 kemenangan, 34 kali di Tour de France. 

Kemarin di etape 5 Tour de France 2024, Cavendish bisa memecahkan rekor Merckx di Tour de France. Perlu dicatat ini hanya rekor di Tour de France ya. Menurut saya, tanpa mengecilkan Cavendish, perlu diingat juga bahwa Merckx memenangkan 11 grand tour  sebelas bukan 1 bukan 2. Ini termasuk 5 kali yellow jersey Tour de France. Selamat untuk Mark Cavendish yang dalam 18 tahun karirnya bisa menorehkan juara Tour de France sebanyak 35 kali. Chapeau.

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu