Achmad Solikin berhasil masuk dalam daftar
finisher East Java Journey 2023 kategori 600 km. Cyclist asal Sidoarjo itu menuntaskan perjalanan dan finis di Wdnsdy Cafe di Townsquare Surabaya pada Minggu (19 /3) menjelang sore. Solikin, begitu sapaannya, finis tepat pada pukul 14:55:10 WIB. 

Menurut Solikin, East Java Journey 2023 menjadi salah satu kompetisi ultra favoritnya. Seluruh rintangan dan rute yang dilalui tak pernah disangka akan sulit dan berkesan seperti ini. “Naik ke Bromo, perjalanan ke Merbabu itu nggak ada apa-apanya. East Java Journey 2023 mantap sekali,” katanya. 

Meskipun bersifat non kompetitif Solikin tetap sebisa mungkin finis lebih awal. “Kalau belum finis rasanya itu menghantui di pikiran saya luar biasa. Tapi sekarang sudah sampai Surabaya ini. Alhamdulillah lega. Stamina saya juga masih ok,” ungkap Solikin. 

Dulu, Solikin tak suka berolahraga. Tetapi sepeda mengubah hidupnya. Selama 15 tahun sepedaan, ia aktif mengikuti banyak event. Pengalaman lah yang juga menjadi salah satu faktor Solikin sukses finis di bawah cut off time (COT). “Masalah normal semua, nggak ada yang terlalu berat,” katanya. 

Kunci utama Solikin untuk tetap menjaga performanya adalah minum air yang cukup. Menurutnya, minum air dapat membantu menyegarkan tubuh. “Saat sepedaan yang paling saya takutkan itu kram kaki. Karena ini kan bagian tubuh yang banyak berperan ya. Kita kan mancal. Tapi yang utama agar kita nggak kram ya minum air itu tadi,” kata Solikin. 

Soal makan Solikin tak terlalu pusing. Ia terbiasa makan berat. “Kalau lapar, saya ya tinggal makan saja. Yang penting banget itu air minum. Saya sampai minta ke rumah-rumah warga. Mereka juga antusias menyambut saya.,” katanya. 

Solikin juga baru istirahat di Pacitan. Sebelumnya, ia tetap gowes tanpa henti sejak check in di check point pertama di Kediri. “Cuma yang saya takuti itu kan kalau malam gelap ya. Saya takut ada jalan berlubang yang membahayakan atau gimana, soalnya lampu saya itu sampai habis. Terus kejadian ada rantai putus di teman saya. Tapi untungnya sudah bisa dibenerin,” tuturnya. 

“Ya, semoga ke depannya saya bisa ikut lagi,” tutur Solikin. 

East Java Journey 2023 sukses digelar. Event ini memiliki dua kategori, yakni 1.200 Km (Full Journey) dan 600 Km (Half Journey) yang bersifat non kompetitif. Full Journey berlangsung 14-19 Maret 2023, sementara Half Journey yang digelar 17-19 Maret. (mainsepeda).

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 128

Foto: Getty Images

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu