Era Mark Cavendish, mungkin, sudah resmi berakhir. Sprinter Inggris itu tidak akan tampil di Tour de France 2019, yang dimulai Sabtu, 6 Juli ini. Tim Dimension Data memutuskan bahwa sang bintang tidak lagi memiliki kondisi mumpuni untuk bersaing di ajang paling bergengsi itu.

Keputusan ini mungkin mengejutkan untuk banyak orang. Mengingat Cavendish adalah salah satu nama paling kondang di dunia. Plus, dia sudah memenangi total 30 etape di Tour de France, hanya empat lebih sedikit dari rekor terbanyak Eddy Merckx.

Di sisi lain, keputusan ini juga tidak mengejutkan. Cavendish sudah dua tahun ini tidak kompetitif. Khususnya setelah terkena virus Epstein Barr. Walau sudah dinyatakan pulih Mei lalu, dia masih kesulitan mengejar performa terbaik.

Tim Dimension Data tidak memberikan penjelasan kenapa Cavendish tidak dipilih. Walau lemahnya performa dalam beberapa bulan terakhir sebenarnya sudah cukup untuk jadi alasan. Dalam lomba terakhirnya baru-baru ini di Slovenia, Cavendish sangat tidak kompetitif.

Sebagai pengganti, Dimension Data memilih sprinter Italia, Giacomo Nizzolo. Plus, mereka masih punya Edvald Boasson Hagen, yang bisa mencuri kemenangan di etape rolling, juga mampu bersaing di arena adu sprint.

Tim Afrika Selatan itu juga menurunkan banyak pembalap berpengalaman. Antara lain spesialis breakaway Steve Cummings.

“Ini tim yang memiliki pengalaman besar dan akan mencoba (mengejar kemenangan) dengan membalap secara agresif,” bunyi pernyataan resmi Dimension Data.

Dengan keputusan ini, maka Cavendish akan absen untuk kali pertama di Tour de France sejak 2007. Dan dengan usia yang sudah mencapai 34 tahun, sangat mungkin ini adalah keputusan “mematikan” untuk karir Cavendish. (mainsepeda)

 

Foto : Getty Images dan Bettini Photos 

Populer

Tour de France 2026-Etape 17: Philipsen Menang, Duel Green Jersey Makin Sengit
Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Buat Ngebel KOM 2026, PT KAI Siapkan Kereta Khusus dan Layanan Bagasi Sepeda
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping