Setelah Menang TT, Wout Van Aert Menang Adu Sprint

| Penulis : 

Bintang muda Jumbo-Visma, Wout Van Aert, semakin menyeramkan. Pembalap 24 tahun asal Belgia itu berhasil meraih kemenangan kedua berturut-turut di Criterium du Dauphine 2019. Dia menang Etape 5 lomba, usai ending yang mendebarkan di jalanan yang berliku, Kamis (13/6).

Etape 5 lomba pemanasan resmi Tour de France ini memiliki rute unik. Secara resmi, rute 201 km dari Boen-sur-Lignon ke Voiron itu berkarakter “lumpy” alias rolling naik-turun. Tapi ujungnya memberi kesempatan bagi para sprinter untuk memburu kemenangan.

Benar saja, di penghujungnya, peloton melaju kencang mengejar trio pembalap breakaway. Tim-tim general classification (GC) ingin mengamankan leader masing-masing hingga 3 km terakhir, tim-tim sprinter ingin memberi kesempatan leader masing-masing untuk memburu kemenangan.

Namun, 2 km terakhir rute tergolong rumit, dengan kelokan dan bundaran. Julian Alaphilippe (Deceuninck-QuickStep) sempat terlihat bakal mencuri kemenangan. Wout Van Aert tancap gas pada momen yang tepat dan menyalipnya. Lalu menang meyakinkan!

Sprinter murni lomba, Sam Bennett (Bora-Hansgrohe), juga menyalip Alaphilippe untuk finis di urutan kedua.

Sukses ini merupakan bukti betapa semakin matangnya seorang Wout Van Aert. Mantan juara dunia cyclocross itu baru saja memenangi etape time trial (TT) pada Rabu lalu (12/6), dan sekarang melanjutkannya dengan kemenangan sprint. Padahal, dia lebih digadang-gadang sebagai jagoan balap Classic. Bukan rute-rute stage race seperti di Dauphine ini.

Dengan hasil ini, Jumbo-Visma semakin mantap menatap Tour de France 2019 nanti. Mereka punya opsi climber, Steven Kruijswijk. Punya opsi sprinter, Dylan Groenewegen. Dan sekarang punya opsi “kartu Joker” pada Wout Van Aert.

Hasil Etape 5 tidak mengubah klasemen sementara GC. Adam Yates (Mitchelton-Scott) masih mengenakan yellow jersey. Tiga etape terakhir Dauphine ini akan memberi kesempatan bagi para penakluk gunung untuk memburu juara overall.

Wout Van Aert sendiri tampaknya akan mengamankan green jersey sebagai pemenang points classification. Hasil yang dia raih di lima etape lomba ini? Peringkat 3, 26, 2, 1, dan 1! (mainsepeda)

Hasil Etape 5 Criterium du Dauphine 2019 (Top Ten)

1. Wout Van Aert (Bel) Team Jumbo-Visma 5:00:34

2. Sam Bennett (Irl) Bora-Hansgrohe

3. Julian Alaphilippe (Fra) Deceuninck-QuickStep

4. Lorrenzo Manzin (Fra) Vital Concept-B&B Hotel

5. Clement Venturini (Fra) AG2R La Mondiale

6. Edvald Boasson Hagen (Nor) Dimension Data

7. Zdenek Stybar (Cze) Deceuninck-QuickStep

8. Sonny Colbrelli (Ita) Bahrain-Merida

9. Philippe Gilbert (Bel) Deceuninck-QuickStep

10. Mads Schmidt Würtz (Den) Katusha-Alpecin

General Classification usai 5 dari 8 Etape

1. Adam Yates (GBr) Mitchelton-Scott 17:28:00

2. Dylan Teuns (Bel) Bahrain-Merida 0:00:04

3. Tejay Van Garderen (USA) EF Education First 0:00:06

4. Jakob Fuglsang (Den) Astana Pro Team 0:00:07

5. Wout Van Aert (Bel) Team Jumbo-Visma 0:00:20

6. Steven Kruijswijk (Ned) Team Jumbo-Visma 0:00:24

7. Thibaut Pinot (Fra) Groupama-FDJ 0:00:25

8. Emanuel Buchmann (Ger) Bora-Hansgrohe 0:00:26

9. Alexey Lutsenko (Kaz) Astana Pro Team 0:00:30

10. Nairo Quintana (Col) Movistar Team 0:00:40.

Foto: Getty Images

 

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?