Chris Froome Panasi Mesin Menuju Tour de France

| Penulis : 

Sudah lama nama Chris Froome tidak muncul di arena balap. Itu karena pembalap Inggris itu memilih istirahat dan berlatih secara private dalam beberapa pekan terakhir. Sekarang, bintang Team Ineos itu siap keluar dari “pertapaan.” Pada 9-16 Juni ini, dia memanasi mesin di Criterium du Dauphine, ajang “geladi bersih” resmi Tour de France 2019.

Chris Froome mengaku harus agak “reset” menuju Tour de France, di mana dia akan mengejar gelar kelimanya. Pembalap 34 tahun itu mengaku agak terlalu nafsu di awal tahun, saat mengikuti Tour Colombia. Kondisi badan justru jadi drop, dan dia harus membatalkan kiprah di beberapa lomba.

Belakangan, Froome telah menghabiskan banyak waktu di kawasan ketinggian Tenerife. Dan dia sekarang “turun gunung” untuk tampil di Criterium du Dauphine, balapan yang sudah pernah dia menangi tiga kali.

Menurut Froome, kondisinya sekarang sudah jauh lebih nyaman. “Saya sangat senang dengan kondisi badan saya sekarang. Saya mungkin terlalu semangat awal tahun ini di Kolombia dan melakukan (latihan) terlalu banyak. Sekarang rasanya sudah berbeda,” tuturnya.

Di Dauphine, Froome akan dikawal beberapa rekan utamanya. Kandidat rekannya pula di Tour de France nanti. Yaitu Michal Kwiatkowski, Gianni Moscon, dan Wout Poels.

Rencananya, Dauphine adalah balapan pemanasan terakhir Froome. Setelah lomba ini, dia kembali istirahat dan berlatih di ketinggian. Lalu menuju Prancis untuk ikut lomba terbesar, Juli mendatang.

“Pendekatan dan pemanasan menuju Juli ini sudah pernah kami lakukan beberapa kali,” ungkapnya.

Menurut Froome, seperti apa kondisinya yang sebenarnya baru akan ketahuan saat balapan di Dauphine. Apalagi melawan para kandidat Tour de France lain, seperti Nairo Quintana, Adam Yates, dan lain-lain. Tapi, dia akan benar-benar menguji kondisinya semaksimal mungkin.

“Saya ingin mampu bersaing merebut gelar overall di Dauphine,” tandasnya.

Sementara itu, juara bertahan Tour de France sekaligus rekan setim Froome, Geraint Thomas, memilih memanasi kondisi di lomba yang berbeda. Pembalap Inggris itu akan turun di Tour de Suisse, juga pertengahan Juni ini. (mainsepeda)

Gianni Moscon.

Foto: Swpix dan Getty Images 

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam