Perasaan tegang, takut, tidak percaya diri, bisa dirasakan para cyclist dalam menghadapi ajang climbing paling bergengsi di Indonesia, Antangin Bromo KOM Challenge 2018, pada 21 April nanti. Tapi jangan khawatir. Perlu siapkan lagi satu perasaan: Yaitu rasa penasaran melihat hiburan dan kejutan yang disiapkan penyelenggara di sepanjang rute menanjak ke Wonokitri, Bromo.

Dewo Pratomo, bos OtakOtak Event Organizer yang piawai mengocok perut dengan guraun orisinal, sudah punya sejumlah kejutan untuk mereka yang bersusah payah menanjak.

“Akhir-akhir ini saya tidak bisa tidur. Setiap malam memikirkan gimmick apa, game apa, gurauan apa yang bisa membuat peserta senang dan rileks dalam menanjak Bromo. Saya benar-benar ingin pahala saya besar, bisa bikin peserta gembira semuanya,” kata pria pemilik sepeda Brompton dan Focus ini.

 

 

Dewo berjanji menyuguhkan hiburan dari titik start, Alun-Alun Kota Pasuruan, hingga lokasi finish, 40 km dan 2.000 meter menanjak kemudian, di Wonokitri. “Saya tidak akan sendiri. Teman-teman sponsor event akan saling support membantu mengisi acara,” ujarnya.

Sedikit bocoran, di salah satu area menanjak nanti akan ada spot khusus yang keren, dan para cyclist akan dibidik oleh fotografer cantik dan seksi. “Itu satu dari sekian banyak gimmick,” tukasnya.

Di Alun-Alun Pasuruan memang bakal ada booth sponsor untuk menyenangkan peserta (dan warga sekitar). Mie Bola Mas, partner penyelenggara bersama Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS), menantang peserta dan pengunjung untuk adu banyak makan mie.

“Silakan adu banyak makan mie nanti akan dapat hadiah menarik dari kami. Cyclist mau ikut monggo, warga Pasuruan mau ikut oke,” tutur Cipto Suwarno Kurniawan, bos mie Bola Mas. (mainsepeda)

Populer

Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Trek Domane SLR Baru Bisa Pakai Ban 38 Mm
Paris-Roubaix 2025, Ring Pertarungan Termegah Pogi Vs Van der Poel
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Sepeda Eddy Merckx "Hidup" Lagi
Kuat Berkat Indoor Training