SRAM Akuisisi PowerTap Power Meter

| Penulis : 

Produsen grupset Amerika Serikat, SRAM, semakin memperkuat posisi di dunia sepeda. Pemilik merek-merek kondang seperti Zipp, Roxshox, dan Quarq itu telah resmi mengakuisisi PowerTap, produsen power meter populer berbentuk pedal (P2) dan hub (G3).

Nantinya, produk-produk PowerTap akan berkembang beriringan dengan power meter bermerek Quarq yang sekarang sudah banyak digunakan.

Sebelum ini, PowerTap adalah milik Saris, perusahaan yang juga memiliki merek turbo trainer (indoor) CycleOps. Dengan penjualan ini, maka Saris akan fokus ke CycleOps, yang industrinya sedang booming berkat semakin populernya latihan indoor.

Jim Meyer, pendiri Quarq, mengaku bangga dengan akuisisi ini. “Jauh hari pada 2006, saat saya memulai Quarq, PowerTap adalah merek power meter dominan. Akurasi dan ketahanan hub PowerTap adalah standar performa power meter yang harus kami kejar,” tuturnya. “Seru rasanya membawa produk-produk PowerTap ke keluarga SRAM/Quarq. Peluang masa depan produk kami luar biasa besar,” tambahnya.

Tahun ini, SRAM termasuk perusahaan sepeda paling agresif berkembang. Selama bertahun-tahun berada di bawah bayang-bayang Shimano, SRAM tahun ini meluncurkan banyak produk yang dirancang untuk “melompati” pesaing.

Mereka telah merilis SRAM Red dan Force versi AXS wireless, dengan spesifikasi 12-speed dan komposisi gir beda dengan Shimano dan Campagnolo.

Sekarang mereka mengakuisisi PowerTap, memperkuat posisi di dunia power meter. Dunia elektronik yang belum berhasil dikembangkan oleh Shimano. (mainsepeda)

 

Populer

12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Zipp 303 Firecrest Terbaru Tantang Kita Ubah Pola Pikir
Peringati Hari Sepeda Dunia, UCI Bikin Gowes Virtual di Zwift
Sepeda Eddy Merckx "Hidup" Lagi
Ada Campagnolo Super Record 12-Speed EPS di Tour Down Under
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Gravel Bike: Cepat On Road, Tangguh Off Road
Specialized Venge Baru: Mengoreksi Kekurangan ViAS
Keong Balap Mengejar Prestasi
Menang Sprint Terakhir, Viviani Juara Dubai Tour