Wdnsdy Bike, merek sepeda performance Indonesia, merilis produk baru untuk 2019. Bernama Journey, sepeda disc brake ini bisa menjadi opsi all-in-one bagi cyclist yang suka segala medan dan tantangan.

Bisa diajak nge-road, bisa dibawa off-road, bisa dijadikan sepeda touring, bisa diajak ke mana saja. Terserah!

Ibarat mobil, road bike pada umumnya adalah mobil sedan sporty. Sedangkan Wdnsdy Journey adalah sebuah SUV crossover.

Wdnsdy Journey menggunakan ban 40.

“Wdnsdy Journey sudah kami rencanakan selama lebih dari setahun. Untuk mengikuti perkembangan tren sepeda, yang mengarah pada penggunaan all-in-one. Khususnya di Amerika, di mana gravel racing sedang booming. Untuk membuat Journey, kami mendapat banyak masukan dari pelaku industri dan tim profesional yang kami support di Amerika,” jelas Azrul Ananda, salah satu founder Wdnsdy Bike (baca: Wednesday).

Azrul Ananda dengan Wdnsdy Journey.

Wdnsdy Journey memang spesies baru yang sekarang sedang banyak dikembangkan. Bentuk dan karakternya seperti road bike, tetap memburu kelincahan dan kecepatan.

Namun, frame ini memiliki fleksibilitas ekstra. Misalnya, bisa dipasangi ban ekstra lebar. Bahkan, bisa dipasangi ban 700c (balap) hingga lebar 45 mm. Dan kalau mau lebih lebar lagi, bisa dipasangi ban 650b (MTB).

Jadi, Journey bisa dipasangi ban untuk touring, juga bisa dipasangi ban untuk benar-benar off-road.

John Boemihardjo menggunakan Wdnsdy Journey yang dipasangi ban 28 mm di Herbana Bromo KOM Challenge 2019.

Kalau memang untuk touring dan adventure, Journey bisa dipasangi fender/spakbor depan dan belakang, berbagai tas, serta memiliki mount ekstra untuk memasang bottle cage di bawah down tube.

“Di Amerika atau Eropa, sepeda ini jadi opsi utama untuk balap gravel atau touring medan berat. Di Indonesia, kami rasa ada kegunaan yang unik. Bisa jadi opsi lebih cepat dan seru bagi orang yang suka sepeda tapi takut pakai balap karena ban tipis. Daripada naik MTB di jalan raya, yang seperti salah kostum saat pesta, mending naik Journey yang sepeda jalan raya sekaligus bisa off-road,” jelas Azrul.

Ada tiga ukuran yang ditawarkan oleh Wdnsdy Bike. Yaitu XS (46-48), S (49-51), dan M (52-56). Juga ada tiga pilihan warna metalik: Hijau, biru, dan hitam. Semua menggunakan logo dan aksen emas elegan. (mainsepeda)

Metallic Black.

Metallic Green.

Metallic Blue.

 

Fork bisa mengakomodasi ban ukuran 45 mm.

Flat mount kaliper untuk disc brake.

 

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda