Pada April 2019 nanti, kita bisa mendapatkan rekor baru kecepatan dalam satu jam. Rekor yang sekarang dipegang oleh Bradley Wiggins, yang pada pertengahan 2015 melaju 54,526 detik menunggangi Pinarello Bolide.

Upaya pemecahan rekor itu akan dilakukan oleh Victor Campenaerts, juara time trial Eropa, pemegang medali perunggu kejuaraan dunia TT 2018.

Menurut jadwal, pembalap Lotto-Soudal itu akan mencobanya antara 16 atau 17 April, di Aguascalientes Velodrome di Meksiko, di ketinggian 2 m di atas permukaan laut.

Sekarang, Ridley –suplier Lotto-Soudal-- telah menyiapkan senjata khusus untuk Campenaerts, pembalap 27 tahun asal Belgia. Berupa sepeda Ridley Arena track bike, yang dibuat secara custom khusus untuk Campenaerts. Geometrinya dibuat sama persis dengan Ridley Dean time trial yang biasa dipakai Campenaerts di jalanan, dengan berbagai komponen eksotis.

Sepeda ini akan memakai disc wheel Campagnolo Ghibli depan dan belakang, dengan ban Vittoria Pista tubular yang dipompa hingga 145 psi.

Kokpitnya sangat eksotis. Dibuat dari karbon secara custom, disesuaikan dengan bentuk dan panjang lengan Campenaerts. Lebar handlebar hanya 33 mm, jauh lebih pendek dari panjang normal 38-44 mm. Alasannya, Campenaerts hanya akan menggunakannya saat start. Setelah itu dia akan full memakai extension (tanduk) dalam posisi aerodinamis.

Yang menakjubkan lagi adalah setelan crank dan girnya. Pada 2015, Wiggins memakai kombinasi 58t di depan dengan 14t di belakang. April nanti, Campenaerts akan memiliki beberapa opsi. Yaitu 63x15 atau 59x14. Atau terburuk juga pakai 58t di depan.

Rencananya dia akan memutar kaki 105 rpm sepanjang jam untuk memecahkan rekor Wiggins.

Untuk menambah nilai spesial sepeda, Ridley (merek Belgia) telah meminta publik untuk memberinya nama. Pada akhirnya, sepeda ini diberi nama “Flying Mustache” alias “Si Kumis Terbang.” Karena Campenaerts memang berkumis.

Catatan: Jangan-jangan Campenaerts akan mencukur kumisnya kalau memang dianggap lebih aerodinamis dan cepat! (mainsepeda)

 

 

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda