Julian Alaphilippe Menang Milan-San Remo

| Penulis : 

Julian Alaphilippe dan timnya, Deceuninck-QuickStep, terus mendominasi awal musim 2019. Bintang Prancis tersebut merebut kemenangan di lomba Monument pertama tahun ini, Milan-San Remo, Sabtu (23/3).

Ini adalah kemenangan ketujuh Alaphilippe di awal 2019, lebih banyak dari pembalap lain. Tim Deceuninck-QuickStep juga belum terbendung di lomba-lomba terpenting Classic sejauh ini.

Alaphilippe, 26, menang adu sprint dalam kelompok kecil berisikan para unggulan. Dia mengalahkan Oliver Naesen (AG2R La Mondiale), Michal Kwiatkowski (Team Sky), dan Peter Sagan (Bora-Hansgrohe).

Milan-San Remo merupakan salah satu dari lima Monument di cycling dunia. Sekaligus yang terpanjang. Lomba Sabtu ini berlangsung 291 km, dan Alaphilippe menyelesaikannya dalam waktu 6 jam dan 40 menit. Berkecepatan rata-rata lebih dari 43 km/jam.

Walau panjang, sesuai prediksi, drama baru berlangsung pada jam terakhir. Khususnya saat para pembalap melewati dua tanjakan pendek penting, Cipressa dan Poggio. Hingga Poggio, pada 10 km terakhir, kelompok utama masih berkumpul. Baru mendekati ujung tanjakan 3,7 km itu attack mulai terjadi.

Deceuninck-QuickStep benar-benar kuat, punya banyak “kartu” yang bisa dimainkan. Walau sprinter utama, Elia Viviani, copot, mereka masih punya tiga pembalap di depan.

Zdenek Stybar mengorbankan diri, menarik Alaphilippe dan Philippe Gilbert ke depan. Ini membuat kondisi Alaphilippe relatif fresh memasuki jalan lurus terakhir, Via Roma, sepanjang 2 km menuju finis.

Para unggulan ini saling menunggu hingga km terakhir, dan Alaphilippe tancap gas dengan timing yang pas. Peter Sagan mungkin sprinter terbaik di kelompok ini, tapi reaksinya terlambat.

Sagan harus menunggu lagi untuk meraih kemenangan di balapan berjulukan “La Classicissima" ini. Walau selalu berada di barisan terdepan dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, Alaphilippe menyambut kemenangan ini dengan tangis bahagia. Karirnya sedang meroket, berbagai jenis kemenangan dia raih. Tanjakan, sprint, dan berbagai varian jalan.

“Pada 2 km terakhir saya bilang saya ingin menang. Tidak boleh urutan kedua,” pungkasnya. (mainsepeda)

Hasil Milan-San Remo 2019 (Top Ten)

1. Julian Alaphilippe (Prancis) Deceuninck-QuickStep 06:40:14

2. Oliver Naesen (Belgia) AG2R La Mondiale

3. Michal Kwiatkowski (Polandia) Team Sky

4. Peter Sagan (Slovakia) Bora-Hansgrohe

5. Matej Mohoric (Slovenia) Bahrain-Merida

6. Wout van Aert (Belgia) Jumbo-Visma

7. Alejandro Valverde (Spanyol) Movistar Team

8. Vincenzo Nibali (Italia) Bahrain-Merida

9. Simon Clarke (Australia) EF Education First

10. Matteo Trentin (Italia) Mitchelton-Scott

Foto : GettyImages

 

Populer

12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
CEO Strava Michael Horvath Mengundurkan Diri
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau
Giro d'Italia 2026-Etape 7: Jonas Vingegaard Tampil Superior di Blockhaus
Ada Campagnolo Super Record 12-Speed EPS di Tour Down Under