Tim asal Belgia, Deceuninck-QuickStep, terus mendominasi Spring Classics 2019. Setelah merebut juara di Omloop Het Nieuwsblad dan Kuurne-Brussels-Kuurne pekan lalu, Sabtu ini (9/3) mereka merebut Strade Bianche di Siena, Italia.

Kali ini, tampil sebagai juara adalah bintang Prancis, Julian Alaphilippe. Dia meraihnya setelah selama 20 km bermain kucing-kucingan dengan pembalap Astana, Jakob Fuglsang.

Pada kilometer terakhir, saat memasuki jalanan sempit dan naik turun di pusat kota Siena, keduanya sempat dikejar oleh Wout Van Aert (Jumbo-Visma). Fuglsang lantas mencoba attack, tapi Alaphilippe dengan tenang menempel. Dengan hanya 150 meter tersisa, gantian Alaphilippe yang attack dan terus bertahan sampai garis finis.

Hasil ini semakin melengkapi pencapaian dahsyat dalam karir Alaphilippe, 26 tahun. Sebelumnya, tahun lalu, dia meraih dua kemenangan etape plus jersey polkadot (King of the Mountain) di Tour de France.

Entah balapan dan prestasi hebat apa lagi yang bisa diraih olehnya!

Sementara untuk Deceuninck-QuickStep, satu lagi lomba spektakuler berhasil mereka raih. Tim ini semakin optimistis menghadapi balapan-balapan Classics yang tersisa. Khususnya dua balapan Monument: Tour of Flanders dan Paris-Roubaix.

Kemenangan Alaphilippe juga memperkuat sebutan “Wolf Pack” bagi barisan pembalap tim itu. Karena mereka tidak punya satu andalan, melainkan banyak jagoan yang bisa menang kapan saja, di mana saja. Di Omloop, yang menang adalah Zdenek Stybar. Di Kuurne-Brussels-Kuurne, Bob Jungels yang menang.

Sukses di Strade Bianche sendiri sangatlah bergengsi. Balapan ini sebenarnya relatif baru. Kali pertama digelar pada 2007, dan baru masuk barisan WorldTour pada 2017.

Balapan ini langsung mendapatkan cinta dari penggemar dan pembalap, karena menampilkan jalanan kerikil dan kapur di kawasan Tuscany. Dari total 184 km jarak yang ditempuh, 63 km di antaranya melewati jalanan-jalanan menantang itu.

Belum lagi lokasi finisnya yang fotogenik. Tengah kota Siena yang berliku, sempit, dan naik-turun.

Lomba ini terinspirasi dari even bergengsi, L’Eroica, di mana para penggemar sepeda klasik/kuno melewati rute yang sama. (mainsepeda)

Hasil Strade Bianche 2019 (Top Ten)

1. Julian Alaphilipppe (Prancis) Deceuninck-QuikcStep 04:47:14

2. Jakob Fuglsang (Denmark) Astana 00:00:02

3. Wout Van Aert (Belgia) Jumbo-Visma 00:00:27

4. Zdenek Stybar (Rep. Ceko) Deceuninck-QuickStep 00:01:00

5. Tiesj Benoot (Belgia) Lotto Soudal 00:01:00

6. Greg Van Avermaet (Belgia) CCC Team 00:01:01

7. Alexey Lutsenko (Kazakhstan) Astana 00:01:04

8. Simon Clarke (Australia) EF Education First 00:01:08

9. Toms Skujins (Latvia) Trek-Segafredo 00:01:12

10. Tim Wellens (Belgia) Loto Soudal 00:01:21

Foto : Getty Images

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda