Specialized meluncurkan dua sepatu terbarunya, khusus untuk climbing. Duanya-duanya diklaim sebagai sepatu paling ringan di dunia. S-Works Exos dan S-Works Exos 99. Tipe Exos 99 bobotnya hanya 99 gram! Sedangkan Exos adalah sepatu dengan dial yang paling ringan.

Exos 99 hanya dijual 500 pasang sedunia dengan harga £600. Specialized mengklaim bobotnya 99 gram untuk size 42. Bagian sol karbon Exos 99 ini lebih ringan 20 persen dibandingkan sol karbon Exos biasa.

Selain itu, untuk memangkas bobot, Exos 99 menggunakan tali sepatu. Itu sangat menguntungkan karena bisa menggunakan lidah sepatu yang lebih ringan dan simpel.

Specialized Exos 99.

Sedangkan untuk Specialized Exos, harganya £450 dan memiliki bobot 316 gram sepasang ukuran 43. Menggunakan satu buah BOA tipe IP1 dipasang tepat di tengah atas menjamin memberikan tensi untuk “menggenggam” erat kaki secara merata.

Specialized Exos. 

Specialized menggunakan teknologi pressure mapping dalam membentuk sol karbon kedua sepatu ini. Sehingga dapat membuat sol karbon yang lebih tipis dan dibuat beberapa lubang untuk memangkas bobot tanpa mengorbankan kekakuan yang diperlukan.

Sol karbon Specialized Exos dan Exos 99.

Bagian bodi dua tipe sepatu Exos ini menggunakan bahan Dyneema sama seperti yang digunakan S-Works 7. Ini juga salah satu cara untuk membuat sepatu Exos ini jadi lebih ringan.

Bagian tumit juga berbeda dengan S-Works 7 yang dilindungi plastik cetakan sekaligus sebagai penguat. Di Exos, Specialized menggunakan kombinasi bahan Dyneema dengan bahan baru bernama CubicTec. Sehingga sepatu lebih lentur mengikuti gerakan kaki tapi tetap aman.

Sedangkan bagian depan dibuat dari bahan yang fleksibel yang membuat bobotnya lebih turun lagi. Specialized mengklaim, bahan untuk bagian depan ini layaknya seperti “kulit kedua”.

Kedua sepatu ini tersedia dalam ukuran 40 hingga 48. Dan bisa dikombinasikan dengan sol custom milik Specialized yang dipasang di bagian dalam. Tapi tentu akan membuat bobotnya naik signifikan.      

Ada tiga warna yang dapat dipilih. Merah, hitam dan abu-abu, dan hitam-putih. (mainsepeda)

 

 

 

Populer

Tour de France 2026-Etape 17: Philipsen Menang, Duel Green Jersey Makin Sengit
Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
Buat Ngebel KOM 2026, PT KAI Siapkan Kereta Khusus dan Layanan Bagasi Sepeda
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping