Tadej Pogacar semakin dekat dengan gelar juara Tour de France 2026. Pembalap UAE Emirates-XRG itu memperlebar keunggulannya di puncak klasemen umum setelah tampil dominan pada etape ke-19 dan memecahkan rekor pendakian Alpe d’Huez yang telah bertahan selama lebih dari tiga dekade.

Pogacar menuntaskan pendakian menuju puncak Alpe d’Huez dalam waktu sekitar 35 menit 26 detik. Ia mematahkan rekor Marco Pantani yang mencatatkan waktu 36 menit 40 detik pada Tour de France 1995.

Berkat kemenangan tersebut, pembalap asal Slovenia itu kini unggul 7 menit 11 detik atas Remco Evenepoel yang berada di posisi kedua klasemen umum (GC).

Margin tersebut menjadi yang terbesar sepanjang perjalanan Pogacar di Tour de France. Jika mampu mempertahankan posisinya hingga balapan berakhir, ia berpeluang meraih gelar kelima dengan selisih waktu kemenangan terbesar dalam kariernya.

Pogacar memastikan kemenangan lewat penampilan impresif di tanjakan terakhir. Ia melancarkan serangan saat lintasan masih menyisakan sekitar 12 kilometer menuju finis, lalu memangkas defisit lebih dari tiga menit dari kelompok terdepan.

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 19: Pogacar Pecahkan Rekor Pantani di Alpe d’Huez

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 18: Carapaz Taklukkan Orcières-Merlette, Bidik Jersey Polkadot

Satu per satu pembalap yang berada di depan berhasil disalip. Richard Carapaz, Sepp Kuss, dan Lenny Martinez menjadi tiga pembalap terakhir yang mampu bertahan, tetapi Pogacar akhirnya mengejar mereka sebelum meninggalkan Carapaz dan Martinez sekitar 800 meter menjelang garis finis.

Meski mencetak rekor baru di salah satu tanjakan paling legendaris dalam sejarah Tour de France, Pogacar mengaku tidak menjadikan catatan waktu sebagai target utamanya.

"Sejujurnya saya tidak tahu berapa catatan waktu Pantani. Saya jarang membuka internet dalam beberapa pekan terakhir, jadi saya tidak terlalu memikirkannya," kata Pogacar usai balapan, Jumat (24/7).

"Saya baru mendengar bahwa saya memecahkan rekor. Tentu saya senang, tetapi tujuan utama saya adalah menjalani balapan dengan baik dan menang hari ini untuk rekan-rekan setim. Rekor yang bertahan sekitar 30 tahun akhirnya bisa dipecahkan dan itu kabar baik bagi kami," lanjutnya.

Kemenangan di Alpe d’Huez sekaligus menjadi kemenangan etape kelima Pogacar pada Tour de France 2026 dan kemenangan etape ke-26 sepanjang kariernya di ajang tersebut.

Meski demikian, juara dunia itu menilai kemenangan kali ini tidak terasa berbeda dibanding kemenangan lain yang pernah diraihnya.

"Saat ini rasanya sama seperti kemenangan lainnya. Mungkin nanti setelah semuanya berlalu, saya baru benar-benar menyadari betapa besarnya arti kemenangan ini," ujarnya.

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 17: Philipsen Menang, Duel Green Jersey Makin Sengit

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning

Keberhasilan Pogacar juga menjadi pelepas dahaga bagi UAE Emirates-XRG yang sempat diterpa masalah kesehatan. Brandon McNulty mundur dari balapan, sedangkan Adam Yates dan Tim Wellens mengalami gangguan lambung dalam beberapa hari terakhir.

Pogacar mengungkapkan kondisi timnya sempat sulit, namun semangat seluruh anggota tim tidak pernah surut.

"Adam mengalami kondisi yang sangat buruk saat time trial. Felix Großschartner juga harus bekerja lebih keras karena Tim sedang sakit dan Brandon sudah pulang. Semua pembalap mungkin belum berada dalam kondisi terbaik, tetapi hari ini kami mampu bangkit," ungkapnya.

"Mereka percaya kami bisa menang. Setelah melewati beberapa hari yang berat, akhirnya kami bisa menyelesaikan pekerjaan hari ini. Kemenangan ini saya persembahkan untuk seluruh rekan setim," tambah Pogacar. (mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?