Remco Evenepoel (Red Bull-BORA-hansgrohe) tampil impresif dengan menjuarai etape individual time trial Tour de France 2026, Selasa (21/7). Juara dunia nomor time trial asal Belgia itu mengungguli pemimpin klasemen umum (GC) Tadej Pogacar (UAE Team Emirates-XRG) sekaligus memangkas selisih waktu dalam perebutan gelar juara.

Evenepoel mencatatkan waktu tercepat 32 menit 19 detik saat menuntaskan lintasan sepanjang 26 kilometer. Tidak ada pembalap lain yang mampu menandingi kecepatannya, termasuk Pogacar yang finis 28 detik lebih lambat.

Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Evenepoel di Tour de France edisi 2026. Meski sukses naik podium teratas, ia mengaku perasaannya bercampur karena rekan setimnya, Florian Lipowitz, mengalami kecelakaan pada kilometer-kilometer akhir dan gagal melanjutkan balapan.

"Itu adalah time trial yang sangat menyenangkan dengan banyak penonton di sepanjang lintasan. Seluruh keluarga saya hadir di sini. Orang tua saya baru datang hari ini, begitu juga istri, keluarga, dan saudara-saudaranya," kata Evenepoel usai balapan.

Kemenangan tersebut juga terasa istimewa karena diraih bertepatan dengan Hari Nasional Belgia.

"Menang pada Hari Nasional Belgia adalah sesuatu yang sangat spesial. Saya membaca pagi ini sudah cukup lama tidak ada pembalap Belgia yang menang pada hari ini, jadi saya bangga bisa melakukannya," ujarnya.

Namun, kebahagiaan itu diwarnai kabar buruk setelah mengetahui Lipowitz mengalami kecelakaan.

"Saya baru diberi tahu bahwa rekan setim saya, Lipowitz, mengalami kecelakaan. Jadi ini kemenangan yang terasa pahit. Saya akan sangat merindukannya pada pekan terakhir balapan," katanya.

Meski berhasil mengalahkan Pogacar dalam dua etape berturut-turut, Evenepoel belum berpikir untuk mengejar gelar juara umum. Ia mengakui pembalap asal Slovenia itu masih menjadi favorit kuat untuk meraih gelar Tour de France kelima.

"Jelas tidak. Saya hanya fokus dengan posisi saya sendiri. Tadej sedang menuju gelar Tour de France kelimanya. Sangat luar biasa bisa bersaing dengannya. Merupakan kehormatan bisa balapan melawan seseorang yang mungkin adalah pembalap terbaik sepanjang masa," ujar Evenepoel.

Ia menambahkan dirinya masih terus berkembang sepanjang balapan berlangsung.

"Bukan rahasia lagi bahwa etape-etape tersulit ada di akhir Tour. Saya tidak tampil luar biasa pada pekan pertama. Saya membutuhkan waktu untuk kembali menemukan ritme balapan. Saya berterima kasih kepada pelatih dan seluruh tim performa atas kepercayaan mereka," katanya.

Sementara itu, Josh Tarling (Netcompany Ineos) menjadi pembalap pertama yang mencatat waktu kompetitif dengan torehan 34 menit 21 detik.

Catatan tersebut sempat memimpin sebelum akhirnya dilampaui Bruno Armirail, Mattia Cattaneo, hingga akhirnya dipecahkan secara meyakinkan oleh Evenepoel.

Balapan juga diwarnai sejumlah insiden. Florian Lipowitz (Red Bull-BORA-hansgrohe) mengalami kecelakaan yang memaksanya mengakhiri perlombaan lebih cepat.

Pembalap Belanda Thymen Arensman juga kehilangan waktu setelah terlambat memasuki garis start sehingga harus berhenti sejenak sebelum memulai time trial sesuai instruksi komisar lomba.

Di klasemen umum, Tadej Pogacar tetap mempertahankan jersey kuning sebagai pemimpin balapan. Meski kehilangan 28 detik dari Evenepoel pada etape time trial, pembalap UAE Team Emirates-XRG itu masih memiliki keunggulan waktu yang cukup nyaman atas para pesaingnya. (mainsepeda)

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda