Etape ketujuh Tour Auvergne-Rhône-Alpes 2026 menghadirkan drama besar di jalur pegunungan Grand Colombier, Sabtu (13/6). Di tengah persaingan sengit para kandidat juara, Isaac del Toro (UAE Team Emirates-XRG) tampil sebagai pemenang setelah melancarkan serangan menentukan menjelang garis finis.

Pembalap Meksiko tersebut menaklukkan tanjakan hors catégorie Grand Colombier dengan performa impresif. Del Toro berhasil mengejar sekaligus melewati pembalap yang lebih dulu melakukan serangan, Juan Ayuso (Lidl - Trek), sekitar 1,5 kilometer sebelum finis.

Setelah mengambil alih posisi terdepan, Del Toro terus memperbesar jarak hingga menyentuh garis akhir dengan keunggulan 24 detik atas Ayuso. Posisi ketiga direbut Tobias Halland Johannessen (Uno-X Mobility)yang finis 38 detik di belakang pemenang.

Kemenangan ini mengangkat Del Toro tujuh posisi sekaligus dalam klasemen umum (GC). Ia kini menempati urutan ketiga dan hanya terpaut 49 detik dari pemimpin lomba.

“Posisi saya saat ini terasa luar biasa. Tanjakan panjang seperti ini biasanya cukup sulit bagi saya, tetapi saya mulai terbiasa dan terus berkembang di setiap balapan,” ujar Del Toro.

Del Toro mengakui performanya belum sempurna, namun kemenangan di Grand Colombier menjadi suntikan motivasi besar menjelang etape penentuan.

“Saya benar-benar ingin mencoba meraih kemenangan hari ini. Mungkin ini bukan penampilan terbaik saya, tetapi saya berhasil berada di depan dan itu membuat saya sangat senang,” katanya.

Sementara itu, cerita paling dramatis justru datang dari pembalap muda Prancis, Paul Seixas (Decathlon CMA CGM).

Salah satu favorit juara umum tersebut mengalami kecelakaan hanya sekitar 30 kilometer setelah start. Insiden itu membuat Seixas tertinggal hingga empat menit dari rombongan utama dan memaksanya melakukan pengejaran panjang sepanjang hampir 60 kilometer.

Rekan-rekan setimnya bekerja keras membantu mengurangi ketertinggalan. Namun kondisi fisik Seixas terlihat jauh dari ideal. Foto-foto dari lintasan menunjukkan jersey putih miliknya berlumuran noda darah akibat luka di lutut dan siku.

Meski demikian, pembalap Prancis itu menolak menyerah. Seixas terus berjuang menaklukkan tanjakan demi tanjakan dan berhasil kembali mendekati kelompok favorit sebelum pendakian terakhir menuju Grand Colombier.

Saat memasuki tanjakan penentuan, Seixas kembali kehilangan ritme dan tertinggal dari para pesaing utama. Namun ia tetap menunjukkan daya juang luar biasa hingga mencapai garis finis.

Seixas menuntaskan etape tujuh dengan selisih 1 menit 21 detik dari Del Toro. Hasil ini menjadi pukulan bagi peluangnya merebut gelar juara umum (GC), meski belum sepenuhnya menutup peluangnya karena masih tersisa satu etape pegunungan yang krusial.

Sementara itu, Luke Tuckwell (Red Bull-Bora-Hansgrohe) berhasil mempertahankan jersey kuning setelah tampil solid sepanjang etape. Pembalap muda Australia itu finis di posisi kesebelas dengan selisih 2 menit 33 detik dari Del Toro. Hasil tersebut cukup untuk membuatnya tetap memimpin klasemen keseluruhan dengan keunggulan 42 detik atas Matteo Jorgenson (Visma-Lease a Bike). (mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?