Matteo Jorgenson menjadi pahlawan kemenangan Visma-Lease a Bike pada etape ketiga Tour Auvergne Rhône-Alpes 2026 setelah tampil impresif dalam nomor team time trial (TTT), Selasa (9/6).

Pembalap Amerika Serikat itu melesat sendirian di tanjakan menuju garis finis di Perreux dan memastikan timnya meraih kemenangan etape yang dramatis.

Visma-Lease a Bike menuntaskan lintasan sejauh 28,4 kilometer dengan catatan waktu terbaik, unggul 10 detik atas Netcompany-Ineos yang harus puas di posisi kedua setelah mengalami insiden teknis pada momen krusial.

Masalah muncul ketika rantai sepeda Oscar Onley terlepas menjelang finis. Gangguan tersebut memaksa tim memperlambat laju dan diyakini menjadi faktor yang menggagalkan peluang mereka merebut kemenangan etape.

Posisi ketiga ditempati EF Education-EasyPost. Hasil tersebut cukup untuk mempertahankan jersey kuning yang dikenakan pebalap Prancis Alex Beaudin. Berkat performa gigihnya pada tanjakan terakhir, Beaudin masih memimpin klasemen umum dengan keunggulan 12 detik.

Etape ketiga ini sekaligus menjadi simulasi menarik menjelang Tour de France 2026 yang akan dimulai di Barcelona. Format team time trial yang digunakan serupa, yakni waktu dihitung berdasarkan performa individu masing-masing pembalap, bukan waktu kolektif tim.

Usai balapan, Jorgenson mengaku kemenangan bersama tim memberikan kepuasan yang berbeda dibanding kemenangan individu.

"Ini tujuh kali lebih menyenangkan daripada menang sendirian. Karena setelah finis kami bisa merayakannya bersama. Dalam balap sepeda, momen seperti itu tidak sering terjadi. Ini disiplin yang sangat menarik dan hari yang luar biasa," kata Jorgenson.

Pembalap 27 tahun itu mengungkapkan bahwa kemenangan Visma-Lease a Bike tidak diraih dengan mudah. Timnya sempat menghadapi sejumlah kendala selama balapan berlangsung.

"Semua tidak berjalan sesuai rencana. Kami kehilangan Wout van Aert sejak awal karena kondisinya tidak optimal. Kemudian Ben Tulett mengalami ban bocor dan hampir terjatuh saat menuruni lintasan. Namun kami mampu beradaptasi dan menyesuaikan strategi dengan baik," ujarnya.

Menurut Jorgenson, kerja keras rekan-rekannya menjadi kunci keberhasilan tim menaklukkan lintasan yang menantang.

"Pada 10 kilometer terakhir yang didominasi turunan, kami hampir tidak mungkin melaju lebih cepat lagi. Bruno Armirail, Edoardo Affini, dan Per Strand Hagenes tampil sangat kuat, sehingga saya bisa menghemat tenaga untuk tanjakan terakhir," katanya.

Etape ketiga Tour Auvergne Rhône-Alpes berlangsung di kawasan Perreux, wilayah Loire, Prancis. Setiap tim harus menaklukkan rute berbukit sepanjang 28,4 kilometer yang terdiri dari dua tanjakan panjang pada awal lomba, dilanjutkan jalur menurun sejauh 12 kilometer sebelum memasuki tanjakan terakhir sepanjang 800 meter menuju finis.

Jayco-AlUla sempat menjadi tim tercepat pada fase awal dengan catatan waktu 33 menit 46 detik dan kecepatan rata-rata menembus 50 kilometer per jam. Namun catatan tersebut kemudian berhasil dilampaui sejumlah tim unggulan.

Lidl-Trek menempati posisi keempat dengan selisih 32 detik berkat performa Juan Ayuso dan Matthias Skjelmose. Sementara Decathlon CMA CGM finis di urutan keenam, dipimpin talenta muda yang tengah menjadi sorotan, Paul Seixas.

Persaingan utama akhirnya mengerucut pada duel antara Visma-Lease a Bike dan Netcompany-Ineos. Netcompany-Ineos sempat unggul pada dua titik pengukuran waktu, tetapi Visma-Lease a Bike terus menempel ketat hingga memasuki kilometer-kilometer terakhir.

Insiden rantai yang dialami Oscar Onley menjadi titik balik balapan. Tim memutuskan menunggu pebalap asal Skotlandia itu, keputusan yang memicu reaksi frustrasi dari rekan setimnya sekaligus pesaing klasemen umum, Kévin Vauquelin.

Pada akhirnya, sprint eksplosif Matteo Jorgenson di tanjakan finis menjadi pembeda. Visma-Lease a Bike mengunci kemenangan etape sekaligus mengirim sinyal kuat menjelang kelanjutan balapan yang akan berakhir pada Minggu, 14 Juni 2026.

Sementara itu, Alex Beaudin mempertahankan jersey kuning setelah membawa EF Education-EasyPost finis di posisi ketiga, menjaga peluangnya untuk meraih gelar juara umum tetap terbuka. (mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?