Tahun baru 2019 telah tiba. Waktunya pembalap-pembalap resmi mengenakan seragam baru. Dimension Data, tim yang berbasis di Afrika Selatan, akhirnya menampilkan jersey dan senjata barunya untuk menaklukkan lomba-lomba WorldTour 2019.

Sekilas, tim ini seolah tidak tampil beda dengan 2018. Padahal, banyak sekali yang berubah. Mulai suplier helm, seragam, hingga sepeda!

Lihat di foto. Mark Cavendish, Louis Meintjes, dan para bintang lain Dimension Data masih mengenakan helm putih serta jersey yang didominasi warna putih dengan aksen hijau dan hitam.

Tapi, kalau diperhatikan lebih dekat. Banyak yang berubah.

Pertama, helm sekarang adalah merek Swiss, Giro. Tahun lalu pakai helm merek Oakley. Kedua, jersey mereka sekarang disokong oleh merek Swiss lain, Assos. Tahun lalu, jersey juga disediakan oleh Oakley.

Koneksi Swiss ini berlanjut ke sepeda. Tim ini tidak lagi menggunakan sepeda merek Kanada, Cervelo, yang pindah ke Team Sunweb. Untuk 2019, Dimension Data menggunakan sepeda merek Swiss, BMC. Hanya komponen dan aksesorinya yang tidak berubah dari 2018.

Berdasarkan keterangan dari tim, Dimension Data akan 100 persen komitmen menggunakan disc brake untuk 2019. Sepeda-sepedanya, mulai Teammachine SLR01 hingga sepeda aero Timemachine, semua akan pakai disc brake.

Warna sepeda bakal abu-abu dengan aksen merah. Suplier wheelset dan handlebar masih Enve dari Amerika Serikat. Suplier grupset masih Shimano Jepang, dipadu dengan crank dan power meter Rotor dari Spanyol. Sadelnya Selle Italia, bottle cage dan bidon dari Tacx.

Mark Cavendish akan jadi andalan di arena sprint, Louis Meintjes di tanjakan, serta Edvald Boasson-Hagen di arena Classics. Kiprah Dimension Data dengan segala suplier barunya akan sangat ditunggu tahun ini! (mainsepeda)

 

 

Populer

12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Zipp 303 Firecrest Terbaru Tantang Kita Ubah Pola Pikir
Peringati Hari Sepeda Dunia, UCI Bikin Gowes Virtual di Zwift
Sepeda Eddy Merckx "Hidup" Lagi
Ada Campagnolo Super Record 12-Speed EPS di Tour Down Under
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Gravel Bike: Cepat On Road, Tangguh Off Road
Specialized Venge Baru: Mengoreksi Kekurangan ViAS
Keong Balap Mengejar Prestasi
Menang Sprint Terakhir, Viviani Juara Dubai Tour