Pebalap Ineos Grenadiers, Axel Laurance, sukses mencuri kemenangan di etape 3 Itzulia Basque Country pada Rabu, 8 April 2026. Melalui duel sprint dramatis di tanjakan akhir Basauri, pebalap asal Prancis tersebut berhasil mengungguli rekan breakaway-nya, Igor Arrieta (UAE Team Emirates-XRG). 

Kemenangan ini menjadi raihan keempat bagi Laurance di musim 2026, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu puncheur paling kompetitif tahun ini. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Natnael Tesfatsion (Movistar) yang memenangi adu cepat dari grup pengejar.

Baca Juga: Itzulia Basque Country-Etape 2: Paul Seixas Menggila di Aralar, Juara GrandTour pun Tak Berdaya

Etape sepanjang 152,8 kilometer ini berlangsung dinamis sejak awal. Meskipun paruh pertama rute cenderung datar, intensitas tinggi menyebabkan peloton pecah beberapa kali. Sebanyak 16 pebalap akhirnya berhasil membentuk grup pelarian utama saat balapan menyisakan 90 kilometer, tepat sebelum memasuki rangkaian segmen tanjakan.

Grup pelarian tersebut diisi nama-nama kuat seperti Ilan Van Wilder (Soudal-QuickStep), Tobias Halland Johannessen (Uno-X Mobility), dan Guillaume Martin (Groupama-FDJ). Namun, seleksi alam terjadi di tanjakan Sarasola, sekitar 25 kilometer menjelang garis finish. Laurance dan Arrieta melesat meninggalkan grup pengejar dan membangun keunggulan hingga 30 detik di puncak tanjakan.

Di sisi lain, nasib malang menimpa bintang muda UAE Team Emirates-XRH, Isaac del Toro. Juara umum Tirreno-Adriatico dan UAE Tour itu terpaksa mundur dari balapan akibat kecelakaan saat lomba menyisakan jarak 85 kilometer.

Memasuki tujuh kilometer terakhir, duet Laurance dan Arrieta sempat unggul lebih dari satu menit atas kelompok pengejar. Namun, taktik saling tunggu di kilometer terakhir membuat jarak dengan grup pengejar terpangkas drastis.

Tak ingin tersusul, Arrieta mencoba melakukan serangan spekulatif dengan meluncur lebih awal beberapa ratus meter terakhir. Namun, pebalap tuan rumah tersebut kehilangan tenaga tepat di depan garis finis, memberikan celah bagi Laurance untuk melakukan akselerasi pamungkas.

"Saya tahu Arrieta sangat kuat di medan seperti ini, terutama karena ini adalah balapan di rumahnya. Saya mencoba tetap tenang dan menunggu momen yang tepat di tanjakan terakhir. Saat dia mulai melambat di meter-meter akhir, saya hanya memberikan segalanya untuk melewatinya," ujar Axel Laurance dalam sesi wawancara usai balapan.

Baca Juga: Komunitas Samar Wulu Banyuwangi Siap Away ke Nggravel Blitar 2026

Meski terjadi pergolakan di barisan depan, peta persaingan klasemen umum (General Classification) tidak mengalami perubahan signifikan. Paul Seixas (Decathlon-CMA CGM) tetap kokoh mengenakan jersey kuning sebagai pemimpin lomba. Ia menyelesaikan balapan diantara peloton yang diisi oleh para pesaing GC lainnya. 

Seixas mempertahankan keunggulan 1 menit 59 detik atas pembalap senior Red Bull-Bora-Hansgrohe, Primoz Roglic, di klasemen juara umum (GC). Sementara itu rekan setim Roglic, Florian Lipowitz, melengkapi posisi tiga besar dengan selisih 2 menit 8 detik dari puncak klasemen. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

 

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam