Peta persaingan balap sepeda WorldTour kembali diguncang oleh talenta muda. Paul Seixas, pembalap berusia 19 tahun dari tim Decathlon CMA CGM, sukses mencatatkan kemenangan sensasional pada etape pembuka Itzulia Basque Country, Senin, 6 April 2026. Dalam balapan individual time trial (ITT) di Bilbao tersebut, Seixas bukan sekadar menang, ia tampil dominan dan menghancurkan catatan waktu para unggulan.

Melibas lintasan perbukitan sejauh 13,8 kilometer, Seixas membukukan waktu 17 menit 9 detik. Catatan ini menjadi standar yang gagal dipatahkan oleh para spesialis time trial. Ia unggul telak 23 detik dari Kevin Vauquelin (Ineos Grenadiers) dan 27 detik atas Felix Großschartner (UAE Team Emirates-XRG).

Bagi pemuda asal Prancis ini, kemenangan di Bilbao adalah tonggak sejarah: kemenangan WorldTour pertama sekaligus podium utama time trial perdana dalam karier profesionalnya. 

Baca Juga: Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam

Seixas tampil tanpa cela sejak meluncur dari ramp start. Ia mencatatkan waktu tercepat saat mendaki Santo Domingo dan menunjukkan keberanian luar biasa saat melibas turunan tajam dengan kecepatan menyentuh 80 km/jam.

Ketangguhan fisiknya paling terlihat di tanjakan pemungkas menjelang finis yang memiliki gradien hingga 19 persen. Seixas seolah tidak kehabisan bensin; ia bahkan menyalip Unai Iribar (Kern Pharma)—yang start dua menit lebih awal—tepat sebelum menyentuh garis finis.

"Semuanya terencana dengan sempurna. Saya melakukan pacing (pengaturan ritme) yang tepat. Tim bekerja luar biasa dalam persiapan, dan hari ini semua kerja keras itu terbayar lunas," ujar Seixas penuh syukur.

Di sisi lain, ketika Seixas merayakan pesta, para unggulan peraih juara umum (GC) justru tertunduk lesu. Juara bertahan Juan Ayuso (Lidl-Trek) tampil jauh di bawah ekspektasi. Ayuso kehilangan 1 menit 16 detik setelah hampir keluar jalur di sebuah tikungan tajam. Defisit waktu ini membuat peluangnya mempertahankan gelar kini mengecil.

Bintang muda Meksiko, Isaac del Toro (UAE Team Emirates-XRG), juga harus puas tertinggal 51 detik. Sementara itu, veteran Slovenia Primoz Roglic (Red Bull-Bora-Hansgrohe) tampil lebih solid dengan mengamankan posisi keempat, terpaut 28 detik dari Seixas.

Meski angin sore yang lebih kencang dianggap sedikit menghambat para pembalap akhir, Seixas tetap percaya pada performa murninya. "Angin memang sedikit lebih kuat di akhir, tapi itu tidak sepenuhnya menjelaskan selisih 23 detik ini. Dalam time trial, setiap detik sangat berharga. Meraih kemenangan dengan selisih sebesar ini sungguh luar biasa," tambahnya.

Baca Juga: Dwars door Vlaanderen 2026: Filippo Ganna, Patah Kemudi, dan "Pencurian" di Detik Akhir

Kemenangan ini membawa Seixas resmi mengenakan Yellow Jersey. Namun, status pemimpin klasemen akan langsung diuji pada Etape 2 dari Pamplona menuju Lekunberri. Rute sejauh 165 Km itu menyajikan tanjakan Kategori 1 yang brutal, San Miguel de Aralar, disusul turunan teknis dan tanjakan penutup sejauh 4 km dengan gradien rata-rata 7,4 persen.

"Sekarang saya adalah favorit juara umum, tapi ini baru awal. Apa pun bisa terjadi di jalanan Basque, kami harus tetap waspada," pungkas Seixas. (Mainsepeda)

 

​

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?