Pebalap asal Kolombia, Harold Tejada (XDS-Astana), berhasil mencatatkan kemenangan terbesar dalam karier profesionalnya setelah memenangi etape 6 Paris-Nice pada Jumat, 13 Maret 2026. Kemenangan ini diraih Tejada melalui aksi serangan solo yang berani dengan meluncur kencang di turunan Côte de Saignon. 

Setelahnya ia melewati jalan-jalan sempit di kota Apt untuk menyentuh garis finis lebih awal. Ia unggul tipis, enam detik di depan kelompok kecil yang dipimpin oleh Dorian Godon (Ineos Grenadiers) dan Lewis Askey (NSN) yang mengisi dua podium lainnya. 

Baca Juga: Tirreno-Adriatico-Etape 5: Michael Valgren Menyudahi Paceklik Kemenangan, Del Toro Rebut Jersey Biru

Strategi serangan ini kabarnya merupakan instruksi langsung dari Manajer Tim Astana, Aleksandr Vinokourov, yang juga mantan pemenang Paris-Nice. "Saya sangat berterima kasih kepada rekan setim karena saya sempat mengalami banyak masalah dengan sepeda saya. Vinokourov menyarankan saya untuk bersiap melakukan serangan di puncak pendakian dan di turunan setelahnya, dan itulah yang saya lakukan," ujar Tejada usai balapan.

​Kemenangan ini menjadi sangat spesial bagi Tejada karena ini merupakan kemenangan WorldTour pertamanya sejak memulai karier profesional. Bagi Tejada, kemenangan ini adalah buah dari penantian panjang. Ia mengaku sempat memiliki waktu untuk melakukan selebrasi yang layak sebelum menyentuh garis finis.

​"Ini adalah kemenangan WorldTour pertama saya, dan butuh banyak kesabaran serta ketekunan untuk sampai di sini. Saat melewati garis finis, saya bahkan sempat memberikan salam kemenangan dan berterima kasih kepada semua orang di tim melalui radio balap," tambah pembalap Kolombia berusia 28 tahun itu. 

​Di sisi lain, perebutan klasemen umum (GC) berlangsung relatif tenang bagi sang pemegang yellow jersey, Jonas Vingegaard (Visma-Lease a Bike). Pebalap asal Denmark tersebut berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen untuk hari ketiga berturut-turut tanpa kendala berarti.

Baca Juga: Paris-Nice 2026-Etape 5: Vingegaard Untouchable, Persaingan Juara Berakhir?

Vingegaard tetap memimpin rombongan besar saat perlombaan memasuki akhir pekan yang krusial di wilayah pegunungan. Dua kali juara Tour de France itu masih menyimpan keunggulan 3 menit 22 detik dari rival terdekatnya, Daniel Martinez. 

Dengan hasil ini, fokus balapan kini beralih ke dua etape terakhir yang akan menjadi penentu gelar juara umum di Nice. Vingegaard difavoritkan kuat untuk membawa pulang gelar juara. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Slovenia, Negeri Balap Sepeda Tertua yang Terlupakan
Serius, Bottle Cage Ini Beratnya di Bawah 5 Gram
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Brompton Luncurkan Empat Warna Baru untuk 2020
Daftar Transfer Terbaik 2026, Upaya Menandingi Kekuatan UAE Team Emirats-XRG 
“Pemanasan” 192 Kilometer hingga Situbondo