Menjelang bulan suci Ramadan 2026, komunitas roadbike legendaris asal Semarang, Tenda Biru (TendBir), menggelar dua agenda pada Minggu, 15 Februari. Mereka menggelar long ride lintas provinsi sekaligus untuk melestarikan tradisi Munggahan. 

Munggahan merupakan tradisi masyarakat Jawa untuk menyambut bulan suci umat Islam tersebut yang ditandai dengan makan bersama dan saling bersilaturahmi. Karena kebetulan TendBir adalah komunitas sepeda, mereka memanfaatkan momen ini sembari menggelar acara long ride. 

"Berhubung kami senang sepedaan, tradisinya ya sepedaan long ride. Nanti ditutup dengan makan bareng," kata Dimaz Okky Primandita, Koordinator Kegiatan Komunitas TendBir.  

Baca Juga: HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel

Gowes bareng TendBir kali ini memiliki tujuan akhir di Yogyakarta. Menu utamanya ialah menikmati keindahan peninggalan sejarah kuno seperti Candi Borobudur serta selokan Mataram di Nanggulan, Kulon Progo, yang dinamai jalur Luna Maya. Diberi nama demikian karena artis populer Luna Maya pernah bersepeda di sana. Setelahnya, lokasi tersebut jadi rute populer. 

Dari Semarang, puluhan pesepeda Tendbir memilih mengarah ke Kabupaten Magelang via Ambarawa-Secang. Jalurnya lebih 'manusiawi' jika dibandingkan melintasi Selo. Total jaraknya adalah 115 Km dengan elevation gain (eg) 1.141 meter. 

Ketua Harian TendBir Aryanto Nugroho sedang memberikan arahan sebelum peloton diberangkatkan.

"Rutenya kami susun supaya semua enjoy perjalanannya. Bisa dapat long ride-nya dan view juga. Kami menyadari tiap orang beda-beda kemampuannya," imbuhnya. 

Di kesempatan yang sama, TendBir juga memanfaatkan momen gowes bareng ini untuk menggunakan sekaligus memamarkan rilisan jersey terbaru mereka untuk 2026. Konsep minimalis retro dipilih dengan warna dominan burgundy yang dikombinasikan warna champagne di bagian lengannya. Pilihan desain ini memberi kesan nuansa yang elegan dan tenang, tapi sederhana. 

Peluncuran jersey baru TendBir ditandai gowes bareng ke Yogyakarta.

"Untuk maknanya sendiri, kami ingin memberikan persepsi bahwa komunitas sepeda yang didominasi roadbike itu tidak harus terlihat sangar. Bisa tampil kalem saja, tenang, dan bersahabat," imbuhnya. 

Komunitas TendBir berdiri bermula dari Luri Friyadi, Totok Tumengkar, Warno, Leo, dan Tatang bersama sekitar 13 orang cyclist yang akhirnya membentuk wadah bersepeda bersama. TendBir terinspirasi dari tenda atau terpal berwarna biru di basecamp mereka di bengkel sepeda milik Warno. Momen itu terjadi sekitar 18 tahun lalu. Tanggal lahir TendBir bersamaan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September. 

Peloton ketika nanjak di Desa Brongkol. 

Meski sudah lama berdiri, TendBir merupakan salah satu komunitas yang tetap konsisten. Mereka punya jadwal harian dengan jenis latihan yang spesifik. Seperti Selasa tempo, Rabu Nanjak, Kamis recovery, Jumat speed, dan Minggu long ride. 

Baca Juga: Alumni Nggravel Blitar Datang Lagi: Ada Pilih Race, Ada yang Ingin Sekadar Nikmati View

Mereka pun secara reguler membuat event gobar jarak jauh. Salah satunya adalah event sepeda tutup tahun yang diberi nama North Coast. Event ini melewati jalur bersepeda di pantai utara. 

Pada 2025 lalu, rute North Coast dimulai dari Semarang ke Purwokerto sejauh kurang lebih 200 Km. Pada hari selanjutnya, para peserta diajak trail run ke Kebun Raya Baturraden. (Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...