Peringkat ketiga kategori Pair East Java Journey (EJJ) 2026 - 1.500 Km akhirnya jadi milik pasangan 'Ultra Women', Ivo Ananda dan Arfiana Khairunnisa. Mereka finish di Surabaya Town Square (Sutos) pada Minggu malam, 8 Februari 2026. Rekor waktu keduanya adalah 157 jam 27 menit 41 detik.

Ivo Ananda dan Fian, sapaan Arfiana, merupakan satu-satunya pair perempuan di EJJ 2026 yang berkompetisi pada 1.500 Km. "Boleh tak buang gak sepedaku," kata Ivo yang baru menuntaskan debutnya di ajang kompetitif ultra cycling 1.500 Km.

Baca Juga: Raih Gelar S3 di Sydney, Wisuda ‘Sarjana Ultra’ 1.500 Km di EJJ 2026

Cyclist 43 tahun itu tampak menangis terharu sesaat menyelesaikan EJJ 2026. Apalagi kedatangannya disambut oleh sang suami, Azrul Ananda, beserta putra-putrinya.

"Katanya rutenya gampang, enggak! kata Fian aja susah," canda Ivo sembari protes kepada panitia Mainsepeda.

Ivo mengaku segmen tersulit yang dirasakannya mulai dari Check Point (CP) 3 hingga finish. Segmen terakhir ini sejatinya 'lebih mudah' karena elevation gain-nya paling rendah: 2.410 meter saja. Namun, bagi Ivo menjadi sangat berat karena dilintasi usai bersepeda di atas 1.000 Km.

"Yang paling sulit itu CP 3 ke Finish. Kamu bilang gak ada tanjakan, itu loh masih nanjak terus," imbuhnya.

Ivo dan Fian meraih peringkat ketiga Pair finish setelah Miswanto-Yusuf Kibar yang keluar sebagai juara. Dan, Budi Suyanto-Muhammad Ikhwan Dharmawan merebut peringkat kedua.

Baca Juga: EJJ 2026: Tidur Hanya Dua Jam, Hendri Resmi Diwisuda sebagai ‘Sarjana Ultra’ 600 Km

Selain menyabet posisi ketiga di kategori Pair, Ivo dan Fian juga berhak mendapatkan jersey Lanterne Rouge karena jadi finisher terakhir EJJ 2026 untuk 1.500 Km. Setelah dua peserta pair lainnya memutuskan DNF.

EJJ 2026 sendiri resmi berakhir pada Minggu malam, 8 Februari, pukul 21.00 WIB. Sesuai Cut off Time (CoT) yang sudah ditentukan panitia sebelumnya. (Mainsepeda)

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi