Perhitungan manusia tidak sebanding dengan perhitungan Tuhan, manusia berencana tetapi Tuhan yang menentukan. Idiom asal Tiongkok itu sangat tepat menggambarkan kondisi yang harus dihadapi Marcus Dony bersama pasangannya, Aloysia Renny Endriasari. Cyclist asal Semarang itu harus memutuskan DNF lebih awal dari East Java Journey (EJJ) 2026 - 600 Km. Hanya beberapa jam setelah start yang dimulai dari Surabaya, pada pukul 05.00 WIB, Jumat (6 Februari 2026).

Saat sedang penuh semangat menjalani rute event ultra besutan Mainsepeda tersebut, Marcus mendapat kabar duka. Ibunda tercintanya meninggal dunia. Ia pun langsung memutuskan DNF dan bergegas kembali ke Semarang. Padahal, saat itu Marcus dan Aloysia sudah berada di Km 148.

Baca Juga: EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai

Sebelumnya, Marcus tampak bersemangat mengikuti EJJ 2026. Ia tak sendiri, pasangannya, Aloysia Renny Endriasari, juga ikut gowes. Keduanya sama-sama menggunakan sepeda lipat dan memamerkan keikutsertaannya pada EJJ 2026 di akun media sosial pribadi mereka. 

"Siyap piknik Jawa Timur di event Mainsepeda EJJ 2026 - 600 km. Di kali pertama ini, kami berdua mencoba memakai roda kecil dengan dilengkapi beberapa bekal, tas tempat kebutuhan kami selama dijalan dan lampu yang memadai disaat perjalanan malam serta dini hari," tulis Marcus.

Istri Marcus, Aloysia Renny Endriasari juga menjadi peserta EJJ 2026 600 Km.

Marcus sempat berencana menargetkan finish happy dengan lebih banyak menikmati pemandangan dan kulineran. "Target kami adalah perbanyak foto. Pelan gak masalah yang penting under COT. Semoga semua dilancarkan dari start sampai dengan finish. Nikmati setiap kayuhan dan jangan lupa madyang," tulis Markus. 

Ratusan peserta East Java Journey (EJJ) 2026 kategori 600 Km memulai petualangan mereka pada Jumat pagi (6 Februari 2026). Perjalanan mereka dimulai dari titik start di Town Square Surabaya tepat pukul 05.00 WIB. Mereka akan menempuh jarak total 650 Km, dengan total elevasi mencapai 5.260 meter. 

Baca Juga: EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga

EJJ 2026 - 600 Km akan memberikan sejumlah tantangan bagi pesertanya. Queen stage-nya akan melintasi jalur yang sama dengan kategori 1.500 Km, yakni JLS Blitar via Tambakrejo. Segmennya rolling dan tanjakan tajam dimulai dari Km 228 hingga 262, elevation gain bisa mencapai 1.000 meter. 

Perjalanan seluruh peserta ini dapat dipantau melalui Racemap. Fitur itu bisa diakses melalui website Mainsepeda.com. Baik versi desktop maupun mobile. Selain itu, live tracker juga bisa diakses melalui Mainsepeda App. Tinggal masuk ke Mainsepeda App, di halaman utama ada banner live tracker, tinggal klik sudah masuk ke Racemap. (Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?