Hanya 10 hari dari insiden kecelakan di Mol, Wout van Aert sudah kembali berlatih di jalanan. Terlihat normal. Akan tapi, di hari ia mengalami insiden, Van Aert harus menjalani prosedur operasi. Ini karena pergelangan kakinya mengalami retak. Sebuah pen pun harus dipasangkan di pergelangan kakinya.

Awalnya ia diprediksi harus menepi 2-3 bulan. Alih-alih menjadi seperti manusia normal, pembalap Belgia itu berubah bak superhuman dengan kemampuan penyembuhan diri yang cepat. Buktinya ia hanya membutuhkan 10 hari untuk kembali berlatih di jalanan. Gila!

Baca Juga: EJJ 2026: Siku Sempat Hancur, Semangat Hadi Subroto Tak Luntur

Pembalap Visma-Lease a Bike ini mengunggah perjalanannya sejauh 33 Km di akun sosial medianya, Strava. Lantas menuliskan takarir, "Kemenangan di hari Senin." 

Lebih mengagumkan lagi, Van Aert tetap berhasil mencetak personal best (PB) di pendakian Heindereef di hari pertamanya berlatih sejak operasi.

Unggahan latihan pertama Van Aert di Strava pasca operasi. 

Sebelumnya, Van Aert sedang bersaing dengan rival utamanya, Mathieu van der Poel, di ajang Cyclo-cross Zilvermeercross di Mol. Ia tergelincir di tikungan dan menabrak pembatas jalan. Jalurnya memang licin karena tertutup salju.

Pen terpasang di pergelangan kaki usai insiden di Mol. 

Van Aert sempat mencoba menaiki sepedanya kembali untuk mengejar Van der Poel. Namun, ia terlihat kesulitan berjalan. Staf tim pun akhirnya menghentikannya untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Visma-Lease a Bike lantas mengumumkan bahwa sang bintang harus menjalani operasi pergelangan kaki dan melewati masa penyembuhan.

Baca Juga: Wout van Aert Absen Tiga Bulan Akibat Patah Pergelangan Kaki

Cedera ini membuat banyak pihak meragukan kesiapannya jelang musim baru UCI WorldTour. Namun, perkembangan pesat yang ditujukkan Van Aert membuat kansnya kembali ke balapan jalan raya semakin cepat. Salah satu targetnya ialah pulih sebelum balapan-balapan one day classic musim semi dimulai pada awal Maret mendatang. (Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?