Last Sunday Ride (LSR) 2025 Surabaya punya 'taste' berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pihak penyelenggara memperkenalkan ide baru, yakni menyiapkan rute berupa Urban Gravel sekaligus mempertahankan konsep pakemnya, City Ride. 

LSR Surabaya pun jadi satu-satunya kota penyelenggara yang memakai konsep dua genre itu. Antuasias peserta pun tinggi. Hampir 400-an cyclist ambil bagian di event akhir tahun tersebut. 

"Tahun ini berbeda. Mengakomodir insight dari teman-teman yang ingin punya nuansa berbeda serta tidak monoton akhirnya kita tawarkan dua opsi genre, City Ride dan Urban Gravel," kata pengurus Bikeberry sekaligus PIC Urban Gravel LSR 2025, Kurnia Adi Saputra. 

Baca Juga: Cyclist Pair dari Tarakan Pulang Merantau demi EJJ 2026

LSR 2025 diselenggarakan pada Minggu, 28 Desember 2025. Baik genre City Ride maupun Urban Gravel, lokasi start dan finish-nya berada di Jokopi Dinoyo, Surabaya. 

Rute City Ride berjarak 25 Km. Dari lokasi Start, para cyclist diajak melintasi jalan Ngagel untuk menuju ke utara Surabaya, melewati bawah fly-over Jembatan Suramadu. Setelahnya, rombongan kembali mengarah pusat kota untuk menuju ke titik finish.

Peserta LSR 2025 Surabaya diajari menyusuri area Benteng Kedung Cowek. (Source Photo: @bikeberrysfb)

Sementara itu, jalur urban gravel mengajak pesertanya melewati rute-rute 'hidden gem' Surabaya. Melintasi area belakang bekas HiTech Mall dan ke lantai lima. Lantas menyusuri pinggiran daerah Pogot menuju area Benteng Kedung Cowek hingga area Pakuwon City via rute gravel.

"Total 35 Km, mix 50-50 antara aspal dan gravel-nya. Tipikalnya tanah hardpack," imbuh Kurnia. 

Seperti diketahui, LSR adalah sebuah event yang digagas oleh sekelompok pesepeda fixed gear dari Jakarta. Selalu digelar pada hari Minggu terakhir di penghujung tahun. Event ini kemudian menyebar di seluruh Indonesia, dan menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

LSR digelar serentak di beberapa kota di Indonesia. Untuk di Surabaya, penyelenggaranya ialah komunitas sepeda Bikeberry yang berkolaborasi dengan komunitas sepeda lokal lainnya. Seperti Jalaninaja, Troy Surabaya, Speedox, WCC, Mbolangride, dan Kyy CC. Bikeberry sudah empat kali ditunjuk sebagai panitia LSR Surabaya. 

Baca Juga: Mengapa EJJ Event Ultra yang "Enak"?

"LSR itu movement bersepeda bersepeda pada hari Minggu di akhir tahun. Kita gak memandang jenis sepedanya, siapa pun boleh ikut," kata kata Humas Bikeberry, Nashrullah Fahmi. 

Bikeberry sendiri adalah komunitas sepeda lipat yang cukup lama eksis di Surabaya. Usianya kini sudah 17 tahun. Mereka pun tak hanya fokus pada agenda bersepeda bersama, tapi juga melakukan kegiatan-kegiatan amal. Salah satunya ialah program Kurir Kebikean, kegiatan membagi sembako di Bulan Ramadan sembari bersepeda berkeliling kota Surabaya. (Mainsepeda)

Populer

Dulu Cuma Jadi Dotwatcher, Kini Hafizh Anugrah Siap Taklukkan EJJ 1.500 Km
Bentang Jawa Lunas
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Superhuman! Wout van Aert Hanya Butuh 10 Hari untuk Berlatih Kembali Pasca Operasi Engkel 
Ada Pesan Dario di Pegoretti Love#3
Sempat Kram tapi Natascha Oking Tetap Kejar Finis
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 1)
Bintaro Loop: Trek Menantang dan Fasilitas Lengkap
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan