Tim Nasional (Timnas) balap sepeda Indonesia telah mengakhiri perjuangannya di SEA Games Thailand pada Jumat, 19 Desember 2025. Total 11 medali telah disumbangkan oleh Aiman Cahyadi dkk. Terdiri dari tiga emas, empat perak, dan empat perunggu. 

Nomor terakhir yang menghasilkan keping medali adalah men's points race pada disiplin olahraga cycling-track. Bernard Benyamin van Aert harus puas pulang dengan medali perunggu usai kalah bersaing dari cyclist Thailand Thurakit Boonratanathanakorn dan Newjoe Lau asal Malaysia.  

Menanggapi hasil yang diraih anak asuhnya, Pelatih Kepala Timnas Balap Sepeda Indonesia, Dadang Haries Poernomo, mengaku raihan medali timnya masih di bawah ekspektasi. Ia pun mengaku akan melakukan evaluasi. "Harapannya bisa lebih, khususnya di medali emas. Pastinya ada evaluasi buat kita," ujar Dadang. 

Baca Juga: Yusuf Kibar-Miswanto Tertantang Taklukkan Rute EJJ 2026

Sebelumnya, hasil kurang maksimal diraih oleh Timnas Balap Sepeda. Salah satu yang cukup krusial adalah kegagalan merebut emas di nomor men's team pursuit di cabor cycling track. Masalah teknis muncul yang mengakibatkan tim harus didiskualifikasi. 

Di lain pihak, Ketua Umum Indonesia Cycling Federation (ICF), Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet dan seluruh tim. 

"Saya mengapresiasi kerja keras dan dedikasi seluruh atlet, pelatih, dan ofisial balap sepeda Indonesia. Mereka menunjukkan semangat juang yang luar biasa," kata perwira tinggi yang juga Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) itu. 

"Hasil ini bukan akhir, tapi pijakan untuk menghadapi agenda yang lebih besar seperti Asian Games dan Olimpiade," imbuhnya. 

Kontribusi dari tim balap sepeda sedikit banyak berkontribusi atas keberhasilan Indonesia menempati posisi runner up sementara perolehan medali SEA Games 2025 Thailand. Sejauh ini, kontingen Indonesia telah meraih 91 medali emas, 111 perak, dan 129 perunggu. 

Baca Juga: Aiman Cahyadi Dkk Sumbang Emas Kedua Timnas Balap Sepeda dari Nomor TTT

Jika mampu mempertahankan posisi itu, Indonesia akan mengulangi prestasi yang sama pada SEA Games 1995. Yakni meraih posisi terbaik ketika tidak berperan sebagai tuan rumah. 

"Ini tentu membanggakan karena sudah cukup lama kita bisa menantikannya. Semoga prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Kita juga ingin meraih hasil yang lebih baik di ajang lebih tinggi," jelas Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (Mainsepeda)

Photo Source: IG @fizsaid

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda