Ajang Malang Century Journey 2025 tak hanya mengundang rasa penasaran ratusan cyclist dari luar kota. Cyslist asal Malang sendiri juga sangat antusias menyambut event perdana Mainsepeda yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kota Malang ini.

Bagi cyslist asal Malang, momen ini jelas begitu dinantikan. Bagaimana tidak, event ini menjadi kesempatan untuk menjajal rute-rute yang sebelumnya belum pernah mereka ekplorasi. Rizky salah satunya. Ia mengaku masih belum terlalu familiar dengan rute yang akan dilalui para peserta Malang Century Journey 2025.

“Ada beberapa yang asing atau belum pernah saya jelajahi, soalnya saya kebanyakan sepeda di road. Nah, yang saya amati ada rute-rute yang gravel dan scenery-nya bagus. Itu yang saya belum tahu. Jadi bikin penasaran untuk segera menjajalnya,” ujar Rizky.

Baca Juga: Malang Century Journey 2025: Diikuti 600 Lebih Cyclist, Jadi Ajang Gathering di Penghujung Tahun

Sebagai cyclist asli Malang, Rizky turut merasa bangga karena perhelatan ini bukan hanya memeriahkan kota kelahirannya, tetapi juga mendorong semangat hidup sehat lewat kebiasaan bersepeda di tengah masyarakat Malang.

“Senang banget. Karena, saya tahu sendiri kalau orang Malang sehari-hari kena macet. Event ini mungkin bisa jadi awal supaya kegiatan bersepeda bisa dilakukan terus-terusan. Itu bisa lebih bagus, sih,” sambungnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Yance Hendik Cahyono. Sebagai warga Malang, ia melihat bahwa Malang Century Journey 2025 memberi peluang besar bagi para cyclist dari luar kota untuk mengenal karakter rute dan pesona Malang secara langsung.

“Positif sekali karena mewadahi orang-orang Malang atau mungkin banyak yang dari luar kota. Kita sendiri merasa diapresiasi karena diwadahi. Nanti, juga bisa nambah teman dari komunitas lain yang punya tujuan sama,” ujarnya.

Selain itu, regulasi nonkompetitif yang diusung Malang Century Journey juga menuai apresiasi dari Yance. Menurutnya, format seperti ini membuka peluang lebih luas bagi cyclist pemula. Bahkan, sistem tersebut dinilai juga mampu merangkul peserta dari berbagai latar belakang.

“Orang enggak perlu ter-pressure untuk ikut kompetisi, tapi juga bisa menikmati sepedaan bareng dan bisa menikmati rute-rute yang jarang dilalui kalau sepedaan sendirian kayak saya misalnya. Bagus lah, mungkin harusnya lebih banyak event seperti ini,” tuturnya.

Baca Juga: Antusias Datang ke RPC, Was-was Saat Amati Segmen Indiana Jones

Sebagai informasi, Malang Century Journey 2025 merupakan event hasil kolaborasi antara Mainsepeda dengan Pemerintah Kota Malang. Seluruh peserta akan memulai start di Balai Kota Malang pada Minggu, 30 November 2025, pukul 06.00 WIB.

Sementara, Cut of Time (CoT) dari gelaran ini berlangsung selama hampir 12 jam. Nantinya, para cyclist akan melewati rute sepanjang kurang lebih 160 kilometer dengan total elevation gain (EG) sekitar 1.200 meter. (mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?