Drama tercipta di puncak Paltuding, Ijen, pada Sabtu, 27 September 2025. Muhammad Raihan Maulidan sukses menjuarai Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025 dengan kemenangan sprint yang sangat ketat. Saking ketatnya, Pembalap Ponti Wijaya Racing Team (PWR) itu bahkan mengalahkan Dimas Nur Fadhil Rizqi hanya dengan keunggulan kurang dari setengah ban. Keduanya pun punya catatan waktu sama, yakni 1 jam 23 menit 30 detik. 

Raihan sedikit dibuntuti ' Dewi Fortuna'. Ini karena Dimas merasakan kram di akhir balapan yang membuatnya sedikit melambat. Momen itu dimanfaatkan Raihan untuk memimpin tipis. Sementara itu, cyclist senior Agung Ali Shahbana mengunci peringkat ketiga podium.

"Perasaannya sangat senang, tahun kemarin di Bluefire Ijen KOM tidak finish karena technical problem. Tapi sekarang bisa dapat podium satu, Alhamdulillah," kata Raihan. 

Dimas memberikan perlawanan yang sangat ulet. Cyclist Jakarta Pro Cycling (JPC) itu sempat tercecer dari peringkat terdepan ketika memasuki tanjakan Erek-erek. Namun, ia tidak patah arang. Dimas sempat mengejar kembali, walaupun pada akhirnya harus kalah. 

"Rute yang sangat berat, tadi sudah sempat kram juga. Sebenarnya sudah copot juga sebelum Erek-Erek. Terus berusaha mengejar sehabisnya. Agak pulih tenaga, saya kejar dan dapat. Habis itu sudah kurang sekitar 30 meteran mau finish, kakinya kram. Ya sudah tinggal jalan berdua aja. Waktu sprint tidak bisa muter kakinya," jelas Dimas. 

Di lain pihak, apresiasi tinggi juga pantas disematkan kepada Agung Ali Shahbana. Pembalap NC Pro Cycling itu telah berusia 37 tahun, namun masih mampu bersaing di level tertinggi. Pencapaian ini membuatnya tak terburu-buru memutuskan 'gantung sepeda', malah ia mengaku akan lebih termotivasi. 

"Saya rasa, malah saya lebih bermotivasi lagi untuk tahun depan untuk bisa benar-benar bersaing sama anak-anak muda," kata Agung. (Mainsepeda)

Populer

Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Sudah Lama Bermimpi Ikut Bromo KOM, Peserta dari Garut Ini Datang Paling Awal Ambil RPC
Jersey Bromo KOM 2026: Perpaduan Seni Hatching dan Bahan untuk Performa Maksimal
Bromo KOM 2026: Dari Aspal Jalan Sampai Kebutuhan Medis Dibahas Serius
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Jonas Vingegaard Yakin Tampil Lebih Kuat di Tour de France 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri