Momen matahari terbit di ujung timur Pulau Jawa tak bisa ditinggalkan begitu saja. Guratan cahaya emas di ufuk cakrawala yang indah itu akan menjadi pemanis bagi event Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025 yang digelar Sabtu, 27 September. Terlebih lokasi start akan dimulai dari Pantai Boom Marina yang merupakan spot terbaik menikmati sunrise di Banyuwangi. 

Oleh karena itu, panitia memutuskan untuk untuk memundurkan sejenak waktu start. Yakni pada pukul 06.00 WIB. Memberi waktu bagi peserta untuk menikmati panorama menawan itu. Seperti diketahui, Kota Banyuwangi dijuluki “Sunrise of Java” karena lokasi geografisnya paling timur Pulau Jawa di mana matahari tampak paling awal.

Baca Juga: Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025: Maghfirotika di Ambang Hattrick Juara Umum Women Elite

"Start akan dimulai pukul 06.00 WIB agar peserta menikmati momen matahari terbit di Pantai Boom," kata perwakilan Mainsepeda, Donny Rahardian. 

Setelah mengabadikan momen tersebut, Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025 akan dimulai. Para cyclist akan diajak mengelilingi spot-spot indah lainnya di Banyuwangi lainnya. Seperti jalur yang berada di antara hamparan sawah luas hingga melintasi Kampung Bali. 

Puas mengeksplorasi Banyuwangi, 'menu utama' bagi para peserta Banyuwangi Bluefire Ijen KOM akan dimulai di KM ke-60, yakni Start KOM menuju puncak Paltuding Ijen. Segmen tanjakan ikonik sejauh 26,9 Km, elevation gain mencapai 1.700 meter dan kemiring puncak di angka 34 persen. 

Baca Juga: Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025: Jersey Perpaduan Api, Asap, dan Perjuangan

Penyelengga pun menetapkan batas waktu alias Cut of Time (COT) untuk menuntaskan tantangan ini pada pukul 13.30 WIB. "Untuk COT, sama seperti dua seri Mainsepeda Trilogy 2025 lainnya, yaitu jam 13.30 WIB," imbuh Donny. 

Banyuwangi Bluefire Ijen KOM menjadi event terakhir dari Mainsepeda Trilogy. Sebelumnya, Mainsepeda menggelar dua event nanjak lain, yakni Bromo KOM 2025 pada 17 Mei lalu dan Kediri Dholo KOM pada 20 Juli. (Mainsepeda)

Populer

In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
Paris-Roubaix 2025, Ring Pertarungan Termegah Pogi Vs Van der Poel
Cavendish Menang, Van der Poel Bawa Maglia Rosa ke Italia
Misi "Unfinished Business" Simon Yates di Giro d'Italia
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)