Jasper Philipsen (Alpecin-Deceuninck) kembali membuktikan dirinya sebagai sprinter terbaik di Vuelta a Espana 2025. Cyclist asal Belgia itu tampil dominan pada balapan etape 19 sehingga jadi finisher pertama yang melewati garis akhir di Guijuelo pada Jumat (12/9). Hasil ini sekaligus mencatatkan kemenangan etape ketiganya sepanjang Vuelta musim ini.

Tak seperti balapan-balapan sebelumnya, Alpecin-Deceuninck kali ini membiarkan tim-tim lain mengatur jalannya sprint. Mereka lebih banyak menunggu. Namun, saat memasuki kilometer terakhir, tim asal Belgia itu merangsek ke depan untuk mengawal Philipsen. 

Sprint panjang dan melelahkan di akhir balapan pun tak bisa dihindari. Mads Pedersen (Lidl-Trek) memberi perlawanan sengit dengan membuka inisiatif serangan. Tapi tenaga pebalap Denmark itu habis sebelum garis finish. 

Philipsen lantas melakukan sprint di 200 meter terakhir, tepat setelah jalur tanjakan ringan, dan meluncur kencang tak terkejar. Pedersen finish kedua, sementara Orluis Aular (Movistar) menutup podium.

“Setelah 11 hari tanpa mengeluarkan tenaga penuh, rasanya sakit sekali. Tapi tim sudah bekerja luar biasa dengan timing yang pas. Di kilometer terakhir saya benar-benar habis-habisan. Begitu melihat garis finis, saya dorong lagi sampai akhir,” kata Philipsen.

Meski kembali menang, Philipsen tidak dapat menganggu Pedersen dari posisi pemimpin klasemen GC. Bahkan Pedersen hampir pasti memastikan diri meraih gelar juara green jersey itu usai finish runner-up. Koleksi 277 poinnya, hampir mustahil dikejar oleh Jonas Vingegaard yang memiliki selisih 100 poin.

Sementara itu, di klasemen GC, Jonas Vingegaard (Visma-Lease a Bike) masih aman di puncak. Sang juara bertahan bahkan sempat mencuri empat detik bonus di sprint intermediate, membuat jaraknya dengan Joao Almeida (UAE Team Emirates-XRG) melebar kembali menjadi 44 detik. Tom Pidcock (Q36.5) bertahan di posisi ketiga dengan selisih 2 menit 43 detik.

Balapan kini menyisakan dua etape terakhir. Balapan etape 20 pada Sabtu (13/9) berpeluang akan menjadi penentuan perebutan juara GC. Para cyclist akan melintasi jalur pegunungan dengan tanjakan terakhir Bola del Mundo. Tanjakan yang memiliki level hors categorie (HC). 

Sedangkan etape terakhir akan berakhir di Ibukota Spanyol, Madrid, pada Minggu (14/9). Balapan itu akan berkarakter flat sejauh 108 Km. Philipsen berkesempatan untuk meraih kemenangan etape keempatnya di sana. (Mainsepeda) 

Photo by Getty Images. 

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Slovenia, Negeri Balap Sepeda Tertua yang Terlupakan
Serius, Bottle Cage Ini Beratnya di Bawah 5 Gram
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Brompton Luncurkan Empat Warna Baru untuk 2020
Daftar Transfer Terbaik 2026, Upaya Menandingi Kekuatan UAE Team Emirats-XRG 
“Pemanasan” 192 Kilometer hingga Situbondo