Joao Almeida (UAE Team Emirates-XRG) mencatat kemenangan besar pada etape 13 Vuelta a Espana 2025, Jumat, 5 September 2025. Pebalap Portugal itu menaklukkan kandidat juara umum, Jonas Vingegaard (Visma-Lease a Bike) dalam duel sengit di tanjakan legendaris Alto de L’Angliru.

Pertarungan pada balapan yang memiliki rute sejauh 202,7 km dengan total pendakian lebih dari 4.000 meter itu itu berlangsung brutal. Rata-rata kecepatan mencapai 41,6 km/jam, angka yang nyaris tak masuk akal untuk rute dengan tanjakan seganas L'Angliru yang notabene Hors Categorie (HC).

Almeida dan Vingegaard menjadi dua pembalap terkuat di etape ini. Keduanya meninggalkan rombongan para pembalap unggulan ketika mulai mendaki L'Angliru. Pada 500 meter terakhir, Almeida berhasil melepaskan diri dari juara dua kalo Tour de France itu dan meraih kemenangan. 

“Ini spesial, saya masih belum percaya,” ujar Almeida usai etape. “Terima kasih untuk tim yang bekerja luar biasa. Dari bawah tanjakan saya menjaga ritme dan melakukan yang terbaik. Kilometer terakhir sungguh di batas kemampuan. Saya menunggu serangan Jonas sebelum mengambil inisiatif menyerang."

Di belakang mereka, Jai Hindley (Red Bull-Bora-Hansgrohe) dan Sepp Kuss (Visma-Lease a Bike) menjadi kelompok pengejar utama. Hindley memenangi sprint untuk posisi ketiga dengan catatan waktu 28 detik lebih lambat dari Almeida. 

Meski menang, Almeida hanya memangkas empat detik dari selisih klasemen GC. Ia kini tertinggal 46 detik dari Vingegaard yang tetap mengenakan jersey merah untuk balapan etape selanjutnya. Sedangkan, Pidcock masih bercokol di posisi ketiga klasemen GC. Sialnya, pembalap Inggris Raya itu harus kehilangan banyak waktu di L'Angliru. Saat ini, Pidcock berselisih 2 menit 18 detik dari pemimpin klasemen, padahal sebelumnya ia hanya tertinggal kurang dari 1 menit. 

Perihal kansnya untuk juara, Almeida mengaku realistis soal peluang merebut gelar. “Saya masih tertinggal banyak waktu. Jonas terlihat fenomenal, jadi tugas ini akan sangat berat. Tapi kami tidak akan menyerah,” tegasnya.

Pertarungan Almeida kontra Vingegaard diprediksi akan kembali memanas di etape 14. Pasalnya etape ini akan kembali mengeksploitasi jalur pegunungan dan finish di puncak tanjakan. Terdapat dua tanjakan utama berkategori 1, yakni San Llaurienzu dan La Farrapona, yang berada di segmen 50 Km terakhir. Hal ini tentu akan kembali menguras fisik Almeida dan Vingegaard usai habis-habisan di puncak L'Angliru. (Mainsepeda)

Photo by @lavuelta

 

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?